PENERAPAN TEKNOLOGI HIDROPONIK PADA BUDIDAYA TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DI KAMILAH HIDROPONIK, KECAMATAN BLUTO, KABUPATEN SUMENEP

SYIFA AMELIA; SALSABILA ERIKA MAULIDIA (2025) PENERAPAN TEKNOLOGI HIDROPONIK PADA BUDIDAYA TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DI KAMILAH HIDROPONIK, KECAMATAN BLUTO, KABUPATEN SUMENEP. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-38429-220331100039-140-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-38429-220331100039-140-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)

Abstract

Peningkatan efisiensi lahan dan permintaan konsumen akan produk pertanian yang sehat dan bebas pestisida telah mendorong perkembangan pesat sistem hidroponik di Indonesia. Hidroponik merupakan metode budidaya tanpa menggunakan media tanah, melainkan memanfaatkan larutan nutrisi yang terlarut dalam air. Selada (Lactuca sativa L.) menjadi salah satu komoditas sayuran daun yang paling populer dibudidayakan secara hidroponik karena siklus tanamnya yang singkat dan permintaan pasar yang stabil. Laporan Praktik Kerja Lapang (PKL) ini berjudul "Penerapan Teknologi Hidroponik Pada Budidaya Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) di Kamilah Hidroponik, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep".

Tujuan utama dari PKL ini adalah untuk mendalami dan mendokumentasikan secara komprehensif seluruh tahapan penerapan teknologi hidroponik pada budidaya selada, mulai dari pembibitan, persiapan sistem, manajemen nutrisi, hingga pengendalian hama dan penyakit, serta tahapan panen. Kegiatan ini dilaksanakan di Kamilah Hidroponik, Sumenep, yang menerapkan sistem Nutrient Film Technique (NFT). Sistem NFT dipilih karena efisiensinya dalam penggunaan air dan kemampuannya untuk mengalirkan larutan nutrisi secara tipis dan kontinyu ke zona perakaran.

Tahapan budidaya dimulai dari penyemaian benih pada rockwool, diikuti dengan pindah tanam ke instalasi NFT setelah bibit memiliki 3-4 daun sejati. Aspek krusial dalam hidroponik adalah manajemen nutrisi, di mana larutan Nutrisi AB Mix diberikan dan dikontrol secara ketat. Pengukuran Total Dissolved Solids (TDS) dan pH air dilakukan secara rutin untuk memastikan konsentrasi nutrisi dan keasaman berada dalam batas optimal (misalnya, TDS 800-1200 ppm dan pH 5.5-6.5). Pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara preventif dan terpadu, dengan fokus pada pencegahan serangan kutu daun dan penyakit busuk akar yang disebabkan oleh fluktuasi air. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penerapan hidroponik NFT yang terkelola dengan baik mampu menghasilkan selada dengan kualitas fisik yang seragam dan waktu panen yang lebih singkat (sekitar 30-40 hari setelah tanam), menegaskan efektivitas metode ini dalam budidaya tanaman sayuran.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SYIFA AMELIA; SALSABILA ERIKA MAULIDIA
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords Hidroponik; Selada; Lactuca sativa L.; Nutrisi AB Mix; NFT
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 17 Oct 2026 01:38
Last Modified 24 Oct 2026 17:12
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24104

Actions (login required)

View Item
View Item