TATA LETAK DAN PENANGANAN BAHAN PADA PROSES PRODUKSI KARET JENIS THIN BROWN CREPE (TBC) DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I REGIONAL 5 NGRANGKAH PAWON, KEDIRI, JAWA TIMUR

DINUL FADILAH (2025) TATA LETAK DAN PENANGANAN BAHAN PADA PROSES PRODUKSI KARET JENIS THIN BROWN CREPE (TBC) DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I REGIONAL 5 NGRANGKAH PAWON, KEDIRI, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-38427-220331100035-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-38427-220331100035-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Sektor perkebunan karet memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, dan PT. Perkebunan Nusantara I Regional 5 Ngrangkah Pawon, Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu badan usaha yang fokus pada pengolahan getah karet atau lateks menjadi produk jadi, termasuk jenis Thin Brown Crepe (TBC). Dalam industri pengolahan, efisiensi operasional dan kualitas produk akhir sangat ditentukan oleh desain tata letak fasilitas dan efektivitas sistem penanganan bahan (material handling). Laporan Praktik Kerja Lapang (PKL) ini berjudul "Tata Letak dan Penanganan Bahan Pada Proses Produksi Karet Jenis Thin Brown Crepe (TBC) Di PT. Perkebunan Nusantara I Regional 5 Ngrangkah Pawon, Kediri, Jawa Timur".

Tujuan utama dari laporan ini adalah untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai tata letak pabrik dan menganalisis prosedur penanganan bahan yang diterapkan pada seluruh tahapan produksi karet TBC. Proses produksi TBC dimulai dari penerimaan bahan baku lateks cair dari kebun dilanjutkan dengan pengolahan dan koagulasi di bak-bak penampungan menggunakan asam semut. Koagulasi ini bertujuan untuk mempercepat penggumpalan lateks sebelum masuk ke proses penggilingan. Setelah penggilingan, karet memasuki tahapan pengeringan untuk mengurangi kadar air, yang lokasinya tersebar di enam ruang pengeringan. Tahapan selanjutnya adalah pengepresan yang memerlukan alat bantu seperti trolly karet, balok kayu, dan begel untuk mempermudah pemindahan. Analisis tata letak menunjukkan bahwa pola aliran bahan baku pada proses pengolahan didesain dalam bentuk U (U-shape). Pola aliran bentuk U ini dianggap efektif untuk mempermudah pengawasan dari bahan masuk hingga bahan keluar, meminimalkan jarak transportasi, dan mengurangi penggunaan fasilitas material handling. Produk akhir berupa bal karet yang sudah dikemas kemudian disimpan sementara di gudang ready, di mana penempatannya disortir berdasarkan mutu karet, yaitu TBC 1X, TBC 2X, TBC 3X, dan TBC 3X hitam, untuk mempermudah identifikasi dan manajemen stok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain tata letak dan penanganan bahan yang terstruktur di PT. Perkebunan Nusantara I Regional 5 secara signifikan mendukung efisiensi proses dan upaya menjaga kualitas produk TBC.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
DINUL FADILAH
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords Karet; Thin Brown Crepe; Tata Letak; Penanganan Bahan; Proses Produksi
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 17 Oct 2026 01:37
Last Modified 24 Oct 2026 17:12
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24102

Actions (login required)

View Item
View Item