TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (140kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (758kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (300kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (884kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11027-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (848kB)
Abstract
Budaya patriarki masih melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Akibatnya, perempuan cenderung dimarjinalkan dalam banyak hal, termasuk representasi yang dihadirkan oleh media. Media seringkali menyajikan wacana seksis yang mengunggulkan laki-laki dan merendahkan perempuan, seperti yang ditunjukkan dalam stand-up comedy Raditya Dika. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis wacana kritis terhadap wacana seksisme yang terdapat pada stand-up comedy Raditya Dika. Model analisis Sara Mills dipilih karena menitikberatkan pada isu gender dan melihat wacana dari segi produksi maupun resepsi. Hasil penelitian menunjukkan: (a) Dari segi produksi, posisi subjek pencerita dalam stand-up comedy Raditya Dika adalah laki-laki; sementara objek ceritanya adalah perempuan. Hal ini mengakibatkan penggambaran buruk terhadap perempuan dan penghilangan perempuan secara simbolis dari dalam teks, (b) Dari segi resepsi, penonton diposisikan sebagai laki-laki, sehingga penonton mengikuti cerita menggunakan cara pandang laki-laki dan menyetujui gagasan Raditya Dika sebagai laki-laki. Pemosisian ini pada akhirnya melestarikan wacana seksis terhadap perempuan, (c) Berdasarkan studi pustaka, terdapat konteks sosial yang melingkupi wacana seksisme dalam stand-up comedy Raditya Dika, yaitu: pemahaman stand-up comedy sebagai tindakan penyampaian opini yang terikat konteks, histori, kekuasaan, dan ideologi.
Kata Kunci: Seksisme, Stand-up comedy, Raditya Dika, Analisis wacana kritis, Sara Mills
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIRIS ADITIA NINGRUM |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Key words: Sexism, Stand-up comedy, Raditya Dika, Critical discourse analysis Sara Mills |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 01:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24068 |
