TRUNOJOYO-KP-38408-190341100002-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki potensi sumber daya laut dan perikanan tangkap yang luar biasa dengan nilai ekonomis yang sangat tinggi di pasar global. Namun, sektor perikanan tangkap nasional dan dunia menghadapi tantangan signifikan, termasuk praktik penangkapan ikan berlebihan (overfishing), kelebihan kapasitas kapal (overcapacity), perubahan iklim yang ekstrem, hingga degradasi sumber daya alam, yang semuanya berkontribusi pada penurunan hasil produksi perikanan tangkap. Untuk memastikan keberlanjutan (sustainability) usaha perikanan, pengelolaan yang tepat sangat dibutuhkan, yang tidak hanya bergantung pada kelestarian stok ikan tetapi juga pada penggunaan alat tangkap yang selektif dan ramah lingkungan. Dengan latar belakang tersebut, Laporan Praktik Kerja Lapang (PKL) ini mengangkat judul Identifikasi Jenis Alat Tangkap yang Ada di UPT PPP Pondokdadap, Sendangbiru, Malang.
Tujuan utama dari PKL ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis alat tangkap yang digunakan oleh nelayan yang beroperasi di Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai (UPT PPP) Pondokdadap, mengidentifikasi jenis ikan yang ditangkap oleh setiap alat tangkap tersebut, dan menganalisis alasan mengapa salah satu jenis alat tangkap menjadi yang paling mendominasi selama periode praktik. Kegiatan PKL ini dilaksanakan di UPT PPP Pondokdadap, Malang, Jawa Timur, selama kurang lebih satu bulan, yaitu pada tanggal 9 Januari hingga 11 Februari 2022. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data langsung/primer yang diperoleh dari pengamatan secara langsung terhadap aktivitas bongkar muat kapal di sepanjang dermaga pelabuhan. Selain itu, data juga dikumpulkan melalui rekapan data sekunder dari laporan bulanan periode tahun 2019 hingga 2021. Data yang dicatat meliputi nama kapal, jenis alat tangkap, dan jenis ikan hasil tangkapan. Tahapan analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mencocokkan alat tangkap dengan jenis ikan dan menentukan alat tangkap yang paling dominan.
Hasil identifikasi menunjukkan bahwa alat tangkap yang ditemukan di UPT PPP Pondokdadap adalah Pancing Ulur (Hand Line), Purse Seine (Pukat Cincin), dan Pancing Rawai Layur. Pancing Ulur umumnya digunakan untuk menangkap ikan pelagis besar (seperti Tuna dan Cakalang), sementara Purse Seine menangkap ikan pelagis kecil. Hasil pengamatan selama periode PKL menunjukkan bahwa Pancing Rawai Layur adalah jenis alat tangkap yang paling banyak digunakan oleh nelayan. Dominasi ini disebabkan oleh adanya faktor musiman angin Selatan (sekitar akhir November hingga awal April), yang menyebabkan gelombang atau ombak perairan selatan menjadi tinggi. Kondisi ombak tinggi ini menyebabkan ikan pelagis besar dan kecil bermigrasi ke wilayah yang lebih jauh, sedangkan Ikan Layur banyak ditemukan di perairan dekat pantai, sehingga nelayan lebih memilih Pancing Rawai Layur.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RHESY AGNESIA FEBRIANI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Pancing Ulur, Purse Seine, UPT PPP Pondokdadap, Perikanan Tangkap; |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 01:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24055 |
