TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22902-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22902-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (496kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22902-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (347kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22902-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (506kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22902-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (359kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22902-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (782kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22902-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22902-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (286kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22902-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui representasi fatherhood pada silent comic webtoon berjudul “Bingkai Titik” karya Gabriel Pt. Dedi. Komik ini tidak menggunakan dialog berupa kata – kata seperti komik pada umumnya. Dialog langsung disiratkan kedalam gambar disetiap adegannya. Sehingga dalam komik ini banyak terdapat tanda atau signal yang mengkomunikasikan beragam makna yang berfungsi sebagai pengganti dari dialog tersebut. Mulai dari ekspresi setiap tokoh, warna yang digunakan pada setiap adegan, dan simbol yang mengandung makna tersirat lainnya. Semua hal ini pastinya akan dimaknai berbeda oleh setiap pembaca.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan Semiotika. Peneliti akan menjelaskan hasil observasi analisis semiotika komunikasi berdasarkan teori semiotika menurut John Fiske. Semiotika merupakan suatu ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda. Semiotika komunikasi mengkaji tanda atau signal dalam konteks yang lebih luas, yaitu melibatkan elemen komunikasi.
Dari penelitian ini ditemukan ideologi yang kemudian memunculkan bentuk atau makna baru dari maskulinitas. Konsep kebapakan atau fatherhood yang dibawa oleh tokoh ayah dalam karakternya, memperlihatkan posisi dan peran ayah dalam keluarga. Tokoh ayah memiliki kedekatan secara fisik dan emosional dengan anak. Hal ini dikarenakan ayah dalam komik ini ikut serta dalam proses pengasuhan. Dimana dalam proses tersebut, tokoh ayah menanamkan batasan antara hal baik dan hal buruk sebagai upayanya melindungi anak dari pengaru buruk. Disamping itu, tokoh ayah dalam komik “Bingkai Titik” ini menampilkan sosok ayah yang dengan senang hati memberikan waktu, tenaga, dan materi untuk keluarganya. Dari sinilah dapat dilihat bentuk atau makna maskulinitas yang baru. Maskulinitas tidak lagi hanya berarti sosok laki-laki yang kuat baik terutama dari segi fisik, memiliki kekuasaan, kendali, kemandirian, dan kebebasan. Melaikan sosok laki-laki dinilai lebih sensitif, ekspresif, perhatian, dan juga bersedia melakukan aktifitas di ranah domestik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NURAISYAH MAULIDIYAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | representasi; analisis semiotika; komik bisu |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:45 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2396 |
