TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (579kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (263kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-BAB Penutup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (119kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29096-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pesantren Merupakan tempat dimana seseorang tinggal dan menetap untuk mengabdi dan mencari pengetahuan tentang wawasan dalam beragama, Pesantren di Madura merupakan pesantren yang memiliki budaya khas dalam lingkungan pesantrennya. Santri Jawa yang bertempat tinggal di Pesantren Madura adalah hal yang menarik dimana Santri tersebut mengaplikasikan negosiasi wajah tanpa mereka sadari. Maka penelitian ini akan mengupas tentang bagaimana negosiasi wajah Santri Jawa di Pesantren Madura, tepatnya di Pondok Pesantren Darul Asmail Husna Desa Telang Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan teori negosiasi wajah dari Stella Ting-Toomey yang kemudian diteliti dengan menggunakan metode penelitian jenis kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi Heurmenetik milik Heidegger dengan melakukan observasi secara langsung di lapangan serta melakukan wawancara dengan pelaku negosiasi wajah dengan mengulik pengalaman komunikasi antar budaya dari Santri Jawa di Pondok Pesantren Madura. Menggunakan 3 informan Kunci yakni santri yang keluar dan bertahan serta 1 informan pendukung dari Santri Madura yang peneliti dapatkan sebagai sumber data pokok pada penelitian ini. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian dari penelitian ini adalah pengalaman Santri Jawa dalam menegosiasikan wajah dengan menerapkan beberapa sub teori seperti Facework, Tipe Penjagaan Diri dan Gaya Manajemen Konflik. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Pada penelitian ini menggunakan teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini yang telah peneliti uraikan setelah melakukan kegiatan observasi dan wawancara langsung di lapangan menunjukkan bahwa Santri Jawa menggunakan komunikasi verbal dan non-verbal dalam aktivitas komunikasi antar budaya mereka. Kemudian Santri Jawa yang bertahan dan keluar berbeda dalam penerapan negosiasi wajah (Face Negotiation) mereka. Faktor kekerasan verbal menjadi penyebab banyaknya Santri Jawa yang memutuskan keluar (boyong).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOHAMMAD NU`MAN |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Santri Jawa, Pesantren, Komunikasi Antar Budaya, Face Negotiation. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 00:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23906 |
