TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14394-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14394-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (600kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14394-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (750kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14394-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (497kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14394-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (400kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14394-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (854kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14394-Chapter 5 Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14394-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14394-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (776kB)
Abstract
Abstrak
Panggih Aji Pangestu (2018), anlisis efisiensi tataniaga garam (studi kasus di Desa Lembung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan), Dibawah bimbingan Dr. Kurniyati Indahsari, Msi.
Tataniaga garam dalam proses pemasaran garam rakyat di Desa Lembung memiliki peran penting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa efisiens sistem tataniaga garam rakyat Analisis efisiensi dilakukan dengan melihat efesiensi tataniaga garam dilihat dari alur tataniaga dan struktur pasar, serta efesiensi tataniaga dilihat dari margin pemasaran dan pembagian laba antar pelaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan responden yaitu dengan menggunakan snowball sampling dan purposive sampling. Yang terdiri dari petani yang memiliki lahan, pengepul dan PT. Garam sebagai konsumen akhir.
Analisis tataniaga garam melalui pendekatan saluran tataniaga, fungsi lembaga dan struktur pasar. Hasil penelitian menunjukkan efesiensi tataniaga garam, pertama jika di lihat dari alur tataniaga dan Struktur Pasar. Alur tataniaga terjadi antara petani sebagai penyedia bahan dan pedagang sebagai distributor ke PT garam. Dalam Struktur Pasar di Lembung tergolong Monopsoni. Pasar Monopsoni tidak efisien karena hanya ada satu pembeli sehingga pembeli bisa semena-mena kepada petani.
Kedua di lihat dari margin tataniaga dan pembagian laba antar pelaku. Terjadinya bias informasi petani tidak mengetahui harga dan kualitas garam. Petani hanya memproduksi akibatnya margin petani lebih kecil. Sistem timbangan di peruperusahaan melalui ukuran per Kg sedangkan pedangan membeli dengan ukuran per ton. Pembagian laba yang tidak adil antar pelaku lembaga tataniaga. Pedagang memperoleh keuntungan yang lebih besar dari keutungan yang di dapatkan oleh produsen. Karena posisi pedagang lebih mengatahui secara penuh mengenai harga ayang ada di pasar selain itu juga sebagai penentu harga.
Kata kunci : Efisiensi Tataniaga, Garam
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM PANGGIH AJI PANGESTU |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Efisiensi Tataniaga, Garam |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:45 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2387 |
