TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29084-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29084-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29084-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (688kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29084-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (620kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29084-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (637kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29084-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29084-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29084-REFERENCE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (411kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29084-APPANDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
Abstract
ABSTRAKrnPelaku usaha berlomba-lomba untuk meraup keuntungan dari transaksi jual beli online dengan menghalalkan segala cara tanpa memperhatikan kepentingan konsumen, akibatnya hak konsumen bisa saja dilanggar. Dampak negatif dari adanya transaksi ini yaitu konsumen tidak dapat melihat secara langsung keberadaan tentang barang atau jasa yang dibelinya, akibatnya bisa saja barang atau jasa tersebut ketika sudah berada di tangan konsumen tidak sesuai dengan yang telah ditawarkan oleh pelaku usaha di toko onlinenya. Permasalahan lain juga tampak pada pemberian ganti rugi (refund) berupa voucher yang hanya berlaku satu kali dan tidak bisa diuangkan serta harus dibelanjakan dalam Tiktok Shop. Sehingga, dari permaslahan tersebut muncul pertanyaan apakah pemberian kompensasi ganti rugi (refund) berupa voucher dibenarkan dan bagaimana bentuk perlindungan hukum bagi konsumen yang dirugikan dalam Tiktok Shop. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum normatif. Adapun pendekatan yang dilakukan untuk membedah penelitian ini yaitu pendekatan perundang-rnundangan. Teknik pengumpulan bahan hukum menggunakan studi kepustakaan dan pengolahan bahan hukum menggunakan metode deduktif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pemberian kompensasi ganti rugi (refund) berupa voucher tidak dilarang dalam UUPK, UU ITE, PP PSTE, DAN PP PMSE serta dalam syarat dan ketentuan pada platform Tiktok Shop. Namun secara eksplisit baik dalam platform Tiktok Shop mapun peraturan perundang-undangan yang berlaku hanya menyebutkan bentuk pemberian refund berupa dana tanpa adanya larangan implisit pemberian refund berupa voucher. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen yang mengalami kerugian ketika melakukan belanja di Tiktok Shop dapat dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu bentuk perlindungan hukum secara internal dan eksternal. Untuk perlindungan eksternal diberikan dengan adanya peraturan yang telah berlaku yaitu berupa undang-undang, dan untuk perlindungan internal ditunjukkan dengan adanya perjanjian yang dibuat oleh para pihak.rnrnKata kunci : E-Commerce; Tiktok Shop; Perlindungan Konsumen;
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NURLIYA DWI ANGGRAINI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | E-Commerce;Tiktok Shop;Perlindungan Konsumen |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 00:38 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23855 |
