TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (760kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (217kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (375kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (724kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (547kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (403kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-references.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19278-appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (925kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menganalisa nilai kemaslahatan bagi hasil penggemukan sapi dalam prespektif akuntansi syariah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Objek penelitian dilakukan di Desa Lalangon, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, berupa wawancara dan dokumentasi. Kecamatan Manding Kabuapaten Sumenep, sangat terkenal dengan para pengelola usaha ternak sapi yang mayoritasnya berbasis sistem Paroh atau bagi hasil. Penelitian ini berfokus pada salah satu pengelola usaha penggemukan sapi berbasis bagi hasil.
Kesimpulan dalam penelitian ini ialah bagi hasil penggemukan sapi paroh dalam prespektif akuntansi syariah termasuk dalam akad mudhorobah musytarakah. Proyeksi perhitungan perolehan bagi hasil pihak pengelola, mencerminkan bahwa pendapatan hasil yang diperoleh pihak pegelola sangat kecil. Hal ini dikarenakan pembebanan biaya pemeliharaan diakui sebagai tanggungan pihak pengelola tanpa mengurangi keuntangan sebelum pembagian hasil keuntungan. Dalam akuntansi syariah harusnya biaya tersebut diakui bersama sebagai bentuk investasi dari pihak pengelola. Terjadi perbedaan pendapat ulama’ atas skema bagi hasil yang dilakukan. Sebagian ulama’ menyatakan tidak masalah asalkan memang benar–benar diterima semua pihak. Sedangkan sebagian ulama yang lain menilai skema bagi hasil yang dilakukan memberatkan pihak pengelola. Perolehan yang sangat minim pengelola, sebagian ulama’ ini mensyatakan tidak mencerminkan nilai kemaslahatan. Mereka menyarankan untuk merubahnya menjadi sistem ujroh atau upah.
Kata kunci : Mudhorbah Musytarakah, Syirkah, Bagi Hasil, dan Ujroh.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SAMAS ADIMISA MISHBAH HABIBIE |
| Department | Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | Mudhorbah Musytarakah, Syirkah, Bagi Hasil, dan Ujroh. |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 00:13 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23761 |
