TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29052-190111100032_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29052-190111100032_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (741kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29052-190111100032_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29052-190111100032_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (146kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29052-190111100032_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (287kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29052-190111100032_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (50kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29052-190111100032_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (121kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29052-190111100032_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (341kB)
Abstract
ABSTRAKrnPenataan ruang merupakan suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang. Kabupaten Sampang merupakan wilayah rawan terhadap bencana banjir terutama dibagian Kecamatan Sampang, dan pada kawasan rawan banjir tersebut terdapat pembangunan fasilitas umum yakni Sampang Sport Center yang dibangun di Kelurahan Dalpenang. Namun terdapat ketentuan yang tidak merbolehkannya pendirian fasilitas umum yakni pada pasal Pasal 67 ayat (5) huruf b angka 3 Peraturan Daerah Kabupaten Sampang No. 07 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Sampang 2012-2032. Selain itu terdapat juga ketentuan yang memperbolehkannya fasilitas umum penting dengan kepadatan rendah yakni pada Pasal 67 ayat (5) huruf b angka 3 Peraturan Daerah Kabupaten Sampang No. 07 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Sampang 2012-2032. Sehingga perlu diketahui terlebih dahulu kepadatan di Kelurahan Dalpenang untuk mengetahui bertentangan atau tidaknya. Dan juga bagaimana nantinya implementasi kebijakan tata ruang wilayah Kabupaten Sampang terkait sistem pengendalian banjir.rnMetode penelitian yang digunakan ialah yuridis empiris, adapun pendekatan yang dilakukan ialah pendekatan deskriptif suatu penelitian yang dimaksud untuk menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa pembangunan Sampang Sport Center bertentangan dengan pasal 67 ayat (5) huruf b angka 3 Peraturan Daerah Kabupaten Sampang No. 07 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Sampang 2012-2032. Hal ini dibuktikan dengan data kepadatan di Kelurahan Dalpenang sangat tinggi yakni mencapai 5.418 Jiwa/Km2 di Tahun 2021. Selain itu wujud pengendalian banjir masih belum sepenuhnya terlaksana dengan optimal apabila mengacu pada sistem pengendalian banjir yang terdapat pada pasal 22 ayat (6) Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sampang tahun 2012-2032.rnKata kunci: Rencana Tata Ruang Wilayah – Kawasan Rawan Banjir
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH. HARYADI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Rencana Tata Ruang Wilayah – Kawasan Rawan Banjir |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 00:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23734 |
