TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19264-160111100045_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19264-160111100045_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19264-160111100045_Chapter_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19264-160111100045_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19264-160111100045_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19264-160111100045_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19264-160111100045_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19264-160111100045_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
whitening injection merupakan salah satu layanan tindakan dalam memutihkan kulit seperti yang di lakukan oleh salon kecantikan. Tetapi dalam pelaksanaan pelayanan ini tidak sesuai dengan kewenangan tukang salon kecantikan sehinggta tidak terlepas dari resiko kegagalan memutikan kulit. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti sebab tindakan whitening injection merupakan suatu tindakan medis dan hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang telah memiliki kewenangan berkaitan dengan itu. karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memaparkan aspek pidana tindakan pemutihan kulit dengan penggunaaan whitening injection di salon kecantikan.Metode dalam penulisan ini ialah menggunakan metode pendekatn secara yuridis normatif, yang merupakan suatu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti dengan bahan pustaka dan dapat menelaah undang-undang yang berlaku , khususnya dalam tindakan bidang ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, bahwa tindakan whitening injection disalon kecantikan dapat ditinjau dengan Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, undang-undang nomor 36 tahun 2014 tenaga kesehatan, undang-undang nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran. Adapun Dari ketiga Undang-undang tersebut pada kasus ini lebih memenunhi unsur-unsur pasal 64 undang-undang Nomor 36 tahun 2014 tentang tenaga kesehatan. Oleh karena itu, tukang salon kecantikan dapat menerima sanksi yang telah diberikan undang-undang dalam bidang terkait .
Kata kunci : Aspek Pidana,Whitening Injection, Salon kecantikan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KRISNA DEWI KURNIASTUTI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Criminal Aspect, Whitening injection, beauty salon |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 23:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23703 |
