TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19255-160111100124_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19255-160111100124_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19255-160111100124_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19255-160111100124_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19255-160111100124_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19255-160111100124_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19255-160111100124_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19255-160111100124_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Dalam dunia kesehatan saat ini obat dan suplemen makanan telah
menjadi sangat berperan penting untuk pertumbuhan kehidupan manusia
sehingga dengan hal tersebut banyak konsumen memanfaatkannya.
Mengedarkan produk untuk tujuan memperoleh keuntungan dengan harga
lebih murah yang telah mendapatkan ijin edar. Suplemen makanan ini
merupakan produk kesehatan yang diperlukan oleh tubuh gunanya untuk
memperbaiki tulang,gizi dan mencegah timbulnya berbagai macam penyakit
dan telah mendapatkan pengawasan oleh BPOM. Akan tetapi setelah
mendapatkan laporan bahwa ternyata sebenarnya mengandung bahan DNA
Babi. Maka jelas ini sangat merugikan masyarakat sebagai konsumen.
Rumusan masalah terhadap penelitian ini adalah apakah perbuatan
peredaran produk PT Pharos dan PT Medifarma Laboratories sebagai
produsen suplemen makanan Viostin DS dan Enzyplex Tablet yang
mengandung bahan baku mengandung DNA Babi ? Tujuan dari penelitian
ini untuk mengetahui mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh BPOM
dan bagaimana cara melindungi konsumen dari obat maupun makanan yang
cara melindungi konsumen dari obat maupun makanan yang mengandung
bahan berbahaya maupun tidak sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam skripsi ini menggunakan metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan
metode pendekatan Perundang-undangan. Pendekatan perundang-undangan
mengacu pada undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Jaminan
Produk Halal, undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan
Konsumen,undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
Dari hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa perusahaan
PT Pharos dan PT Medifarma Laboratories dapat dikualifikasikan sebagai
perbuatan pidana karena telah mengedarkan produk suplemen makanan
yang mengandung DNA Babi dan lalai dalam produksi dimana dapat
dikenakan dengan Pasal 8 undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang
Perlindungan Konsumen.
Kata Kunci: Suplemen Makanan - Peredaran - DNA Babi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RISWANDHA HENDRA WIJAYA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Suplemen Makanan ; Peredaran ; DNA Babi / Food Supplement ; Circulation ; Pig DNA |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 23:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23662 |
