TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10908-130711100027_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10908-130711100027_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (38kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10908-130711100027_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10908-130711100027_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (436kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10908-130711100027_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10908-130711100027_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (563kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10908-130711100027_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10908-130711100027_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10908-130711100027_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
Abstract
Penelitian ini berjudul pandangan LPPOM Jawa Timur terhadap jual beli farmasi (obat-obatan) yang belum bersertifikasi halal di Wilayah Bangkalan (studi kasus di Kabupaten Bangkalan). Farmasi (obat-obatan) merupakan ilmu yang mempelajari bahan kimia obat pada jaringan hidup dan bagaimana bahan kimia tersebut membantu mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, dan mencegah penyakit atau memperbaiki kelainan fisiologis pada jaringan hidup tersebut. Istilah farmakologi berasal dari dua kata dalam Ba¬hasa Yunani: pharmakon, yang berarti obat, dan logos, yang berarti ilmu. Selain itu obat merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting, karena inilah peneliti tertarik untuk menganalisis praktek pengusahaan (jual beli) obat sebagai perantara untuk menyembuhkan penyakit. Karena inilah peneliti tertarik untuk menganalisis praktek pengusaha obat-obatan yang belum bersertifikasi halal dalam pandangan LPPOM MUI Jawa Timur.
Penelitian ini guna untuk menjawab pertanyaan 1) Bagaimana praktek jual beli farmasi (obat-obatan) yang belum bersertifikasi halal di wilayah Bangkalan ?dan 2) Bagaimana pandangan LPPOM MUI Jawa Timur terhadap jual beli farmasi (obat-obatan) yang belum bersetifikasi halal di wilayah Bangkalan ?
Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan yuridis empiris. Sumber data primer yang digunakan adalah data yang diperoleh langsung dari para penjaga apotek-apotek yang ada di Wilayah Bangkalan dan anggota LPPOM MUI Jawa Timur, sedangkan sumber data sekunder didapat dari buku-buku yang berkaitan seperti buku perlindungan konsumen dan hasil penelitian yang lain yang berkaitan dengan obat-obatan dan sertifikai halal.
Dari hasil penelitian ini adalah : 1) Praktek pengusahaan obat-obatan yang terjadi di wilayah madura adalah menjual obat dari hasil pengorderan dari sales yang diantarkan ke apotek-apotek agar masyarakat gampang untuk membeli di apotek terdekat. 2) Menurut pandangan LPPOM MUI Jawa Timur, transaksi jual beli obat-obatan yang belum bersertifikasi halal yang dilakukan masyarakat Bangkalan itu sah karena syarat dan rukunnya sudah terpenuhi namun obat-obatan itu harus bersertifikasi halal.
Farmasi (obat), Pengusahaan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAUZAN |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Farmasi (obat), Pengusahaan. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 23:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23572 |
