TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38274-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38274-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38274-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (434kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38274-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (343kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38274-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (370kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38274-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38274-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (165kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38274-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (339kB)
Abstract
Regulasi jual beli rokok di Indonesia diatur oleh berbagai peraturan perundang-undangan yang saling terkait, baik di tingkat nasional maupun daerah. Akan tetapi, peredaran rokok ilegal tetap meningkat. Sehingga adanya kesenjangan antara peningkatan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan, dengan upaya penggulangan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi meningkatnya peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan, serta untuk menemukan model penanggulangan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi meningkatnya peredaran rokok ilegal Di Kabupaten Pamekasan. Faktor-faktor tersebut antara lain pertama kondisi ekonomi masyarakat, kedua keterbatasan aparat pengawas dan sarana operasional, dan ketiga kondisi geografis Pamekasan, keempat kenaikan tarif cukai yang menjadi beban para pelaku usaha, kelima pengusaha masih merasa kesulitan untuk memenuhi persyaratan menjadi produsen rokok legal, keenam Penindakan oleh petugas Bea Cukai Madura hanya di tingkat pengecer, belum menyentuh ke produsen atau pabrik rokok ilegal, ketujuh dugaan adanya keterlibatan aparat penegak hukum dan tokoh berpengaruh, kedelapan tingginya minat dan permintaan masyarakat terhadap rokok ilegal, kesembilan dorongan keuntungan ekonomi yang lebih besar dibandingkan menjual rokok legal, kesepuluh kemudahan usaha dan pengawasan dari aparat yang tidak merata, serta kesebelas faktor budaya konsumsi dan kebiasaan sosial masyarakat terhadap rokok ilegal.. Adapun model penanggulangan peredaran rokok ilegal Di Kabupaten Pamekasan telah dilakukan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Madura dengan menerapkan beberapa strategi penanggulangan diantaranya pencegahan tanpa pidana, penerapan hukum pidana, serta mempengaruhi pandangan masyarakat melalui media massa.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TRIO RAMADANI SASMITA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pamekasan, Penanggulangan, Rokok Ilegal |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 23:22 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23563 |
