TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19224-160111100110_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (835kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19224-160111100110_CHAPTER1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (396kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19224-160111100110_CHAPTER2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (649kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19224-160111100110_CHAPTER3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (743kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19224-160111100110_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19224-160111100110_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19224-160111100110_APENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (786kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19224-160111100110_ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
Abstract
Pemidanaan merupakan pemberian sanksi berupa suatu penderitaan tertentu kepada seseorang yang secara nyata telah melakukan perbuatan yang diancam pidana oleh undang-undang. Sepertihalnya warga sipil untuk anggota militer yang melakukan tidak pidana akan diperlakukan sama. Indonesia dan Malaysia adalah negara serumpun yang sama-sama telah dilengkapi hukum pidana militer, Namun dengan dianutnya sistem hukum yang berbeda antara kedua negara tersebut tentunya mempengaruhi rumusan sanksi pidana kepada anggota Militer yang melakukan tindak pidana. Oleh karena itu penelitian mengkaji dua isu yang saling berinterelasi yakni: mengenai perumusan jenis dan bobot pidana Militer di Indonesia dan Malaysia serta mengetahui perihal yang bisa Indonesia pelajari terkait dengan pengaturan pemidanaan militer di Malaysia.
Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan perbandingan yang mana pendekatan Perundang-undangan adalah pendekatan terhadap produk-produk hukum, sedangkan pendekatan perbandingan merupakan kegiatan untuk membandingkan hukum suatu negara dengan hukum negara lain atau hukum dari suatu waktu tertentu dengan hukum dari waktu yang lain.
Berdasarkan kajian komparatif yang dilakukan, diketahui bahwa pengaturan mengenai jenis dan bobot pidana militer di Indonesia dan Malaysia memiliki beberapa persamaan dan perbedaan yang cukup signifikan. Sehingga ada beberapa hal yang bisa Indonesia pelajari dari Malaysia diantaranya adalah membedakan jenis pidana yang boleh dijatuhkan berdasarkan pangkat, mencantumkan pidana denda dan hukuman lapangan dalam jenis pidana pokok, Memberikan sanksi kepada seseorang yang membantu dan menyembunyikan desersi dan ketidakhadiran tanpa izin.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DHIAH AYU DUWI WAHYUNI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pemidanaan; bobot dan jenis sanksi pidana; hukum pidana militer Indonesia dan Malaysia |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 23:14 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23533 |
