TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19218-160111100190_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19218-160111100190_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19218-160111100190_Chapter_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19218-160111100190_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19218-160111100190_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19218-160111100190_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19218-160111100190_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19218-160111100190_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Akad jual beli hewan ternak yang sedang mengandung di Pasar Sapi Kabupaten Nganjuk tidk ibenarkan berdasarkan syariah atau Hukum Islam dikarenakan terdapat gharar (ketidakjelasan). Hal ini dikarenakan terdapat ketidakpastian mengenai shighah, harga, dan obyek yang diperjualbelikan. Selain akad jual beli, dalam penelitian ini juga meneliti mengenai pelunasan utang dengan menggunakan anak kambing yang masih dalam kandungan induknya juga tidak dapat dibenarkan menurut syariah atau Hukum Islam karena terdapat riba dan gharar (ketidakjelasan). Ketidakjelasan tersebut terdapat pada akadnya yang dapat dikategorikan menjadi akad ba’i (jual beli)
Penelitian ini dikaji menggunakan metode penelitian hukum normative, dengan pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan didukung dengan pendekatan penelitian analitis (analytical approach).
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa akad jual beli sapi yang sedang mengandung tidak memenuhi rukun dan syarat jual beli menurut Hukum Islam. Karena terdapat syarat tambahan mengenai penentuan harga pelunasan yang dibayarkan diakhir yang bergantung pada jenis kelamin dari anak sapi yang lahir nantinya. Oleh karena itu, jual beli ini seharusnya tidak terdapat unsur tambahan harga pada kemudian hari. Selain itu, harga yang dikenakan haruslah kumulatif antara induk dan anak sapi yang masih dalam kandungan. Maka dari itu, tidak diperbolehkan adanya syarat tambahan mengenai harga jual beli. Selain akad jual beli, juga terdapat akad utang-piutang dengan pelunasan anak kambing yang masih di dalam kandungan induknya tidak memenuhi rukun dan syarat utang-piutang menurut Hukum Islam. Dalam akad utang-piutang ini seharusnya dilakukan tetap menggunakan prinsip utang uang yang dibayar dengan uang bukan uang yang ditukar dengan barang. Hal tersebut dapat dilakukan dengan melakukan kesepakatan terpisah jika utang uang yang akan dibayar dengan barang. Akad ini tidak dibenarkan karena terdapat ketidakjelasan mengenai nilai tukarnya.
Kata Kunci: Jual beli, sapi, utang-piutang, kambing, gharar
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TAKBIR WAHYUDI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Buying and selling, cattle, debts, goats, gharar |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 23:08 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23507 |
