TRUNOJOYO-KP-19202-170321100005-PKL_NURIL LAILIL MUHARROMAH_170321100005_2020.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN
Pertanian organik merupakan solusi atas revolusi hijau yang digalakkan sekitar tahun 1960-an yang menyebabkan berkurangnya kesuburan tanah dan kerusakan lingkungan akibat pemakaian pupuk dan pestisida yang tidak sesuai dengan aturan yang dapat menurunkan produktifitas tanah, sehingga berkembang pertanian organik. Pertanian organik didefinisikan sebagai sistem budidaya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia. Pengelolaan pertanian organik umumnya didasarkan pada prinsip kesehatan dimana dalam kegiatan pertanian harus memperhatikan kelestarian dan peningkatan kesehatan tanah, tanaman, hewan, bumi dan manusia sebagai suatu kesatuan karena semua komponen teserbut saling berhubungan. Pusat pelatihan organik salah satunya terdapat di Probolinggo tepatnya di Lembaga Tri Karya Jadi Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Lembaga tersebut yaitu pembuatan pupuk organik cair, pemanfaatan limbah, perbanyakan benih dengan kultur jaringan dan pelatihan mengenai pembuatan media tanam menggunakan teknik kokedama
Tanaman hias adalah salah satu kelompok tanaman dalam hortikultura. Tanaman hias merupakan tanaman yang mempunyai fungsi sebagai penghias. Tanaman hias dapat memberi keindahan yang dinikmati secara visual, baik yang ditanam di halaman (outdoor plant) maupun yang berada di ruangan (indoor plant). Fungsi lain dari tanaman hias adalah sebagai penyejuk jiwa dan pelestari lingkungan. Tanaman hias mengeluarkan oksigen yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk pernafasan. Tanaman hias juga dapat menyerap karbon dioksida yang tidak diperlukan oleh manusia.
Menanam ataupun memelihara tanaman hias saat ini sudah menjadi salah satu hobi yang banyak diminati masyarakat. Selain dari unsur keindahannya, tanaman hias juga dapat memberikan manfaat yang baik terhadap lingkungannya yaitu dapat menyerap polutan. Lingkungan yang banyak ditumbuhi tanaman akan terasa lebih nyaman, sejuk dan menambah keindahan. Salah satu tanaman hias yang memiliki unsur keindahan dan mudah dibudidayakan adalah Aglaonema Sp. Tanaman hias jenis daun ini mudah ditanam tanpa perawatan intensif. Cocok untuk keadaan lembab, dan tidak menyukai cahaya matahari langsung.
Salah satu cara yang dapat mendukung pertumbuhan dan keindahan tanaman hias Aglaonema adalah dengan menerapkan penanaman menggunakan kokedama. Penanaman tanaman hias dengan kokedama merupakan teknik tradisional dari Jepang yang menggunakan media tanamnya dari lumut yang berbentuk bulat dengan motif luarnya yang dibuat semenarik mungkin terbuat dari benang rami atau goni. Penanaman menggunakan teknik kokedama ini dapat meningkatkan nilai estetika dan mengurangi penggunaan media tanam berbahan plastik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Nuril Lailil Muharromah; M. Zainul Irsad D; Diana; Slamet Herman |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | AGRIBISNIS;TANAMAN HIAS;AGLAONEMA;KOKEDAMA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 22:52 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23445 |
