TRUNOJOYO-KP-19197-170321100006-PKL_Savira Dewi Permatasari_170321100006_2020.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Pertanian organik merupakan suatu sistem budidaya pertanian yang seluruh kegiatannya tidak menggunakan bahan-bahan kimia sintesis melainkan hanya mengandalkan bahan-bahan alami. Pertanian organik disebut pula pertanian yang berwawasan lingkungan, sebab pertanian organik ikut berperan dalam melestarikan lingkungan dan pembangunan pertanian (Mayrowani, 2012). Pertanian organik dapat menjadi salah satu jalan alternatif dalam menangani dampak yang telah ditimbulkan sebelumnya oleh sistem pertanian konvesional.
Peran pertanian organik tidak hanya berfokus pada dimensi lingkungan dan sosial melainkan pertanian organik memiliki peran terhadap dimensi ekonomi. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan kesehatan akan mengakibatkan minat terhadap konsumsi produk pertanian organik meningkat. Peningkatan konsumsi pada produk pertanian dapat meningkatkan pendapatan petani dan menjaga keberlanjutan ekonomi sehingga akan meningkatkan ketertarikan petani menerapkan sistem pertanian organik (Mayrowani, 2012).
Permintaan pangan organik di seluruh dunia semakin meningkat. Negara- negara Eropa dan Amerika memiliki laju penjualan pangan organik berkisar 20-25% pertahun (Zulvera, 2014). Hal ini dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kegiatan pertanian organik di dunia. Di Indonesia, pemerintah telah mengembangkan pertanian berbasis organik pada tahun 2001-2010. Dan bentuk dukungan pemerintah Indonesia terhadap hal tersebut adalah dengan mengeluarkan kebijakan program Go Organik. Pemerintah Indonesia dalam program Nawacita telah merencanakan pembentukan 1000 Desa Organik, yang terdiri dari 600 Desa Organik Pangan, 250 Desa Organik Hortikultura dan 150 Desa Organik Perkebunan. Berdasarkan data statistik total luas area dari pertanian organik Indonesia pada tahun 2012 adalah 213.023,55 ha yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia (Charina, Kusumo, Sadeli, & Deliana, 2018). CV. Kurnia Kitri Ayu Farm merupakan salah satu perusahaan yang ikut mengembangkan pertanian organik khususnya di bidang sayuran organik.
Berdasarkan hal tersebut, maka penulis sebagai Mahasiswa Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo madura (UTM) memilih CV. Kurnia Kitri Ayu farm Malang sebagai tempat yang sangat relevan untuk melaksanakan kegiatan Praktek
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Rina Chintya Dewi; Savira Dewi Permatasari; Muhammad Yusri Musta |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | AGRIBISNIS;SAYUR ORGANIK |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 22:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23431 |
