TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19195-160111100077_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19195-160111100077_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19195-160111100077_Chapter_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19195-160111100077_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19195-160111100077_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19195-160111100077_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19195-160111100077_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19195-160111100077_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya telah menjelasakan bahwa cagar budaya merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan, namun saat ini masih banyak terjadi kejahatan terhadap cagar budaya yang dilakukan oleh manusia. Sepertihalnya perbuatan pengambilan tanah dikawasan cagar budaya sebagai bahan pembuatan bata merah yang masih banyak dilakukan oleh masyarakat.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian hukum empiris atau disebut dengan sosio legal research. Penelitian socio legal research yaitu penelitian yang menitik beratkan perilaku individu atau masyarakat dalam kaitannya dengan hukum. Yang menjadi topik di dalam penelitian socio legal research adalah masalah efektivitas aturan hukum, kepatuhan terhadap aturan hukum, yang dapat berbentuk penelitian diagnostik yang kemudian dilanjutkan dengan penelitian presprektif dan penelitian evaluatif yang menjadi unsur penentu dan unsur tambahan.
Penegakan hukum terhadap pengambilan tanah sebagai bahan baku pembuatan bata merah di kawasan cagar budaya Trowulan merupakan suatu upaya untuk mewujudkan keinginan hukum dalam mengatasi dan menindaklanjuti setiap peristiwa yang mengandung unsur pidana. Penegakan hukum terhadap perbuatan pengambilan tanah sebagai bahan pembuatan bata merah dikawasan cagar budaya belum terlaksana dengan maksimal sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya karena adanya beberapa kendala yang salah satunya tanah yang diambil masyarakat merupakan tanah atau lahan yang sudah memiliki hak atas tanah pribadi dari masyarakat selain itu terdapat faktor yang mempengaruhi seperti faktor penegak hukum, faktor sarana dan fasilitas serta faktor masyarakat dan kebudayaan.
Kata kunci : Cagar Budaya, Batu Bata, Penegakan Hukum
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DWI ENGGAR PRATIWI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | reservations, bricks, law enforcement |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 22:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23426 |
