TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10861-130721100037_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10861-130721100037_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (499kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10861-130721100037_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (423kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10861-130721100037_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (459kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10861-130721100037_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (236kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10861-130721100037_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (643kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10861-130721100037_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10861-130721100037_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (392kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10861-130721100037_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Fungsi bank yaitu menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kembali pada masyarakat dalam bentuk pembiayaan. Salah satu kegiatan bank dalam menyalurkan dananya kepada masyarakat adalah dengan pembiayaan yang dilakukan oleh bank untuk membiayai masyarakat yang memerlukan dana. Salah satu produk yang banyak diminati adalah gadai emas (al-rahn) yang ditawarkan PT. BPRS Bhakti Sumekar. Namun dalam prakteknya seringkali terdapat masalah seperti pembiayaan bermasalah. Pembiayaan bermasalah di BPRS Bhakti Sumekar setiap tahun selalu meningkat. Untuk menimalisir pembiayaan bermasalah pihak OJK membuat kebijakan One Obligor dalam praktek pembiayaan gadai emas nasabah dapat menikmati atau memliki lebih dari 1 (satu) fasilitas/rekening pinjaman atau menggadaikan sejumlah obyek gadai baik dalam satu (1) atau lebih tranksaksi (1 nasabah maksimal 250 juta). Maksudnya 1 nasabah diberikan batasan pembiayaan 250 juta.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem One Obligor pada gadai emas untuk mengurangi pembiayaan bermasalah di PT. BPRS Bhakti Sumekar Sumenep.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya pembatasan pemberian pembiayaan pada satu nasabah jumlah pembiayaan yang bermasalah sudah mengalami penuruanan setiap tahun. Dan PT. BPRS Bhakti Sumekar bisa membentuk PPAP guna mengantisipasi pembiayaan yang bermasalah.
Kata Kunci : Sistem One Obligor, Pembiayaan Bermasalah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOHAMMAD SUKRIYADI |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Sistem One Obligor;Pembiayaan Bermasalah |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 22:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23377 |
