ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MIKROORGANISME DARI TANAH, AIR DAN UDARA DI BALAI PENELITIAN TANAMAN JERUK DAN BUAH SUBTROPIKA (BALITJESTRO)

MARISA NUR ALIFA AINI (2020) ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MIKROORGANISME DARI TANAH, AIR DAN UDARA DI BALAI PENELITIAN TANAMAN JERUK DAN BUAH SUBTROPIKA (BALITJESTRO). S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19170-170311100030-Laporan Pkl Marisa BISMILLAH.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19170-170311100030-Laporan Pkl Marisa BISMILLAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis dimana berbagai jenis jeruk banyak dijumpai dan dibudidayakan mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Bahkan beberapa jenis jeruk tersebut telah menjadi unggulan daerah maupun nasional (Martasari dan Mulyanto 2008). Jeruk merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mendapat prioritas untuk dikembangkan, karena usahatani jeruk memberikan keuntungan yang tinggi, sehingga dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan bagi petani. Di samping itu, jeruk merupakan buah-buahan yang digemari masyarakat baik sebagai buah segar maupun olahan. Jeruk sebagai komoditas yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, sudah selayaknya pengembangan usahatani jeruk ini mendapat perhatian yang besar, karena kontribusinya yang besar pada perekonomian nasional.
Prospek dan potensi pasar jeruk sangat besar baik di dalam maupun diluar negeri, maka kebutuhan jeruk di Indonesia memerlukan peningkatan baik kuantitas maupun kualitas. Salah satu kendala dalam produksi jeruk nasional adalah serangan patogen. Patogen menyerang tumbuhan inang dengan berbagai macam cara untuk mendapatkan zat makanan yang dibutuhkan oleh patogen yang ada pada inang.
Penurunan produksi tanaman jeruk yang diduga oleh mikroorganisme penyebaran dan perkembangannya dapat melalui tanah dan air. Tanah tidak hanya menentukan tingkat kesuburan dari tanaman, melainkan juga sebagai media tumbuh mikroorganisme. Mikroorganisme tersebut pula dapat berperan penting dan dapat pula menyebabkan penyakit pada tanaman. Bila populasi mikroorganisme tanah didominasi oleh mikroorganisme yang dapat membantu penyuburan tanah, maka tanaman akan memperoleh manfaat yang besar dengan adanya mikroorganisme tersebut, sebaliknya jika mikroorganisme yang merugikan akan berdampak pada kelangsungan hidup tanaman.
Penyebaran mikroorganisme selain pada tanah juga dapat melalui air. Penyebaran mikroorganisme melalui air yang mengalir dapat menyebarkan tanah yang mengandung patogen sehingga seluruh tanaman yang berdekatan dapat terkontaminasi. Selain itu, penyebaran mikroorganisme dapat pula melalui percikan air hujan. Percikan air hujan tersebut mengenai pada bagian tanaman yang terdapat spora patogen kemudian menyebarkan spora kebagian tanaman disebelahnya. Pengujian air secara mikrobiologi sangat diperlukan untuk mengukur kontaminasi cemaran mikroorganisme dalam air terutama untuk air yang digunakan untuk tanaman.
Kegiatan Praktik Kerja Lapang ini mengisolasi dan mengidentifiksi mikroorganisme dari tanah dan air di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (BALITJESTRO). Serta mikroorganisme udara di dalam laboratorium terpadu untuk mengetahui kontaminasi pada saat proses isolasi mikroorganisme.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MARISA NUR ALIFA AINI
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords MIKROORGANISME;TANAH;AIR;UDARA
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 22:22
Last Modified 24 Oct 2026 17:11
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23330

Actions (login required)

View Item
View Item