TRUNOJOYO-KP-19138-170341100023-PKL_GITA MUTIARA GAYATRI _170341100023_ 2020.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (715kB)
Abstract
Indonesia merupakan negara yang 70 persenya adalah lautan dengan
panjang pantai 95.181 km yang menduduki nomer 4 pantai terpanjang di dunia
.Indonesia memiliki potensi air laut yang baik untuk memproduksi garam
sendiri.Garam merupakan komoditas tertua yang di gunakan dalam sektor pangan
dan merupakan bahan baku dalam beberapa bidang industri yang sangat penting
dalam peradaban manusia sampai saat ini .Walaupun indonesia menduduki nomer
4 pantai terpanjang di dunia tetapi indonesia masih mengimpor garam dari luar
negri.sedangkan dari tahun ke tahun kebutuhan garam nasional semakin
meningkat dengan perkembangan industri .Rendahnya kualitas garam yang di
produksi oleh petani garam merupakan salah satu faktor mengapa indonesia masih
import garam
Pola pengelolaan petani garam terhadap teknologi produksi pembuatan
garam juga masih jauh di bandingkan dengan teknologi pembuatan garam dari
negara maju lainya .oleh karena itu peningakatan teknologi pembuatan garam
harus di tingkatkan seperti pengadaan membran ,pembuatan katup dan lain
sebgainya agar produksi garam tetap maju.Pengadaan geomembran merupakan
salah satu peningkatan teknologi pembuatan garam untuk mengurangi beberapa
pengotor dalam garam .Geomembran adalah teknologi yang di gunakan oleh PT
Garam pada tahun 2012.
Penataan dan proses pembuatan lahan juga merupakan faktor penting
untuk produksi garam rakyat.Lahan pembuatan garam terdiri dari bousem ,ulir
,meja peminihan ,meja kristalisasi .Kadar kepekatan air tua yang masuk dalam
meja kristalisasi akan mempengaruhi kualitas mutu garam.Meja garam atau meja
kristalisasi di gunakan untuk pembuatan garam pada metode akhri dari air tua
untuk di jadikan garam .Pembuatan meja kristalisasi juga sangat penting bagi
proses produksi garam rakyat .Meja garam dari dulu di buat dari tanah yang
memiliki tekstur yang keras dan biasanya membawa pengotor yang besar saat
pemanenan garam .Tekstur yang kasar dari tanah tersebut membawa pengotor
yang terkandung misalnya Mg,Ca,So dan pengotor lainnya (Arwiyah et.al,
2015),hal tersebutlah yang akan mengganggu turunya kuaitas dan kuantitas garam .inovasi terbaru dari tambak garam di desa kalibuntu kecamatan kraksaan
kabupaten probolinggo yaitu meja batu yang merupakan meja kristalisasi garam
inovasi tersebut di buat pada tahun 2019 dan sudah mulai di gunakan pada tahun
tersebut ,oleh karena itu perlunya penelitian pada meja kristalisasi dalam
peningkatan kualitas ,kuantitas dalam produksi garam
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM GITA MUTIARA GAYATRI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | MEJA BATU;MEJA KONVENSIONAL;PRODUKSI GARAM |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 22:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23260 |
