AKTIVITAS ANTIBAKTERI (Vibrio vulnificus, Vibrio harveyi dan Vibrio parahaemolyticus) DARI ALGINAT Sargasum sp. DENGAN METODE EKSTRAKSI BERBEDA

SUTIWI AGUSTIN (2020) AKTIVITAS ANTIBAKTERI (Vibrio vulnificus, Vibrio harveyi dan Vibrio parahaemolyticus) DARI ALGINAT Sargasum sp. DENGAN METODE EKSTRAKSI BERBEDA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19134-170341100038-PKL_Sutiwi Agustin_170341100038_2020.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19134-170341100038-PKL_Sutiwi Agustin_170341100038_2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Bakteri Vibrio adalah salah satu bakteri yang bersifat patogen terhadap tambak (Desrina et al. 2006). Vibriolisis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Vibrio sp. Bakteri patogen ini akan menimbulkan kematian atau kebangkrutan ditambak karena dapat menghambat laju pertumbuhan udang (Sastry dan Rao, 1994). Salah satu masalah terbesar sekarang adalah vibriolisis yang menyerang budidaya tambak (Sarjito et al. 2016). Penyakit Vibrio sp. mengakibatkan kegagalan atau penurunan pertumbuhan, sehingga hasil panen menurun hanya memperoleh Rp.28.000.000,- dengan kerugian Rp.8.500.000,- (Hidayatulloh et al. 2016).
Produksi yang gagal panen disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti cuaca, iklim, banjir dan faktor akibat penyakit. Faktor tersebut mengakibatkan produksi tidak terjual atau hargannya menjadi murah, sehingga berpengaruh kepada pendapatan petani tambak udang (Saragih et al, 2015). Vibriolisis dapat dicegah dengan penggunaan antibiotik. Oleh karena itu pembudidaya menggunakan campuran antibiotik pada pakan dan sebagainnya.
Antibiotik merupakan obat atau bahan kimia yang digunakan untuk menghambat atau membasmi mikroba (Haryanto et al, 2016). Antibiotik memiliki kelebihan dapat didapatkan dengan murah dan efektif. Antibiotik memiliki kelemahan yaitu mudah menimbulkan toksisitas dan residu (penumpukan). penggunaan antibiotik yang salah dapat menyebabkan resistensi. Hal ini karena minimnya pengetahuan tentang obat antibiotik. Tingkat resistensi mikroba berhubungan erat dengan kuantitas penggunaan antibiotik (Juwita et al. 2017). Salah satu yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadi resistensi bakteri yaitu penggunaan dari produk alami alginat Sargasum sp. sebagai antibakteri.
Sargassum sp. memiliki kandungan senyawa seperti Magnesium(Mg), Natrium(Na) dan Besi (Fe), Fenol dan Iodin (I). Senyawa Natrium (Na) ini digunakan sebagai penstabil atau pembentuk gel dalam suatu industri pangan maupun non pangan (Pamungkas et al. 2013). Sargassum sp. memiliki komposisi agar alginat keragenan. Rumput laut Sargassum sp. memiliki kandungan alginat yang tidak dimiliki oleh rumput laut lain (Gazali et al. 2018).
Alginat Sargassum sp. memiliki aktivitas antibakteri. Beberapa senyawa antibakteri dari alginat yaitu fukoidan dan asam alginat (dari garam alginat ). Hasil menunjukkan bahwa Sargassum polycytum memiliki aktivitas antibakteri terhadap Vibrio harveyi (Riyanto et al. 2014). Aktifitas antibakteri alginat juga dipengaruhi oleh metode ekstraksi seperti stirrer dan aerasi.
Alginat dengan metode stirrer memiliki potensi sebagai antibakteri sebesar. Metode lain seperti aerasi juga memiliki potensi besar namun, lebih besar stirrer (Gholamipoor et al. 2013). Beberapa metode tersebut diketahui memiliki pengaruh terhadap antibakteri karena stirrer dalam proses pengadukan tidak ada penambahan oksigen sedangkan aerasi dalam proses pengadukan ada penambahan buih oksigen dalam Sargassum sp. dapat mempengaruhi kualitas pada Sargassum sp. dan mempengaruhi bakteri yang terdapat pada bahan tersebut (Widjanarko et al. 2011).
Sargassum sp. merupakan kelompok dari rumput laut coklat (Phaeophyceae).yang memiliki suatu antibakteri (Pakidi, 2016). Rendeman ekstrak alginat yang didapatkan dalam Sargassum sp. adalah 1,02% (Azizah et al. 2017). Oleh karena itu, alginat memiliki potensi sebagai antibakteri untuk bakteri Vibrio dan juga dipadukan dengan metode ekstraksi alginat yang berbeda akan mempengaruhi aktivitas antibakteri tersebut. Oleh karena itu, kegiatan Praktik Kerja Lapang(PKL) difokuskan untuk melihat aktivitas antibakteri dari alginat Sargassum sp. dengan metode ekstraksi yang berbeda terhadap bakteri patogen Vibrio pada tambak secara in vitro

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SUTIWI AGUSTIN
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords ANTIBAKTERI;ALGINAT;EKSTRAKSI
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 22:07
Last Modified 24 Oct 2026 17:11
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23251

Actions (login required)

View Item
View Item