TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (515kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (690kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (504kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38184-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (516kB)
Abstract
Junyka Nurnilam Sari. NIM 210521100157. 2025. Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya. Universitas Trunojoyo Madura. Skripsi ini mengangkat judul tentang “Peran Modal Sosial dalam Upaya Pelestarian Tradisi Jemparingan (Studi Kasus di Padepokan Seni dan Budaya Songgo Sukmo Desa Bancaran Kecamatan Bangkalan)”. Dosen Pembimbing Edy Purwanto, S.Pd., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran modal sosial, yang mencakup kepercayaan, jaringan sosial, serta nilai dan norma, dalam menjaga keberlangsungan tradisi Jemparingan di Padepokan Songgo Sukmo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling, yang melibatkan pendiri padepokan, pegiat Jemparingan, anggota komunitas, serta masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan konsep modal sosial dari James S. Coleman dan Robert Putnam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berperan penting dalam pelestarian tradisi Jemparingan. Nilai kedisiplinan dan spiritualitas menjadi dasar dari bonding social capital yang memperkuat kohesi internal serta membentuk karakter generasi muda di Padepokan Songgo Sukmo. Dalam perspektif Coleman, individual capital tercermin dari kepercayaan pribadi anggota terhadap nilai Jemparingan, sedangkan collective capital muncul melalui kepercayaan bersama dalam komunitas. Adapun bridging social capital, yang terbangun melalui kerja sama dengan sekolah, pemerintah daerah, dan komunitas budaya, memungkinkan tradisi Jemparingan tetap bertahan dan beradaptasi di tengah arus modernisasi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM JUNYKA NURNILAM SARI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Modal Sosial; Jemparingan; Pelestarian Budaya; Songgo Sukmo; Tradisi Lokal. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 21:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23175 |
