TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38175-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38175-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38175-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38175-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (559kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38175-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (366kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38175-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38175-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (236kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38175-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38175-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) dikenal dengan nama udang putih yang menjadi spesies introduksi dari perairan Amerika Tengah. Udang vaname (Litopenaeus vannamei) menjadi salah satu komoditas perairan laut yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan menjadi ikan jenis alternatif yang dapat dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini mengenai mutu siomay udang vaname dengan dua varian yang berbeda karena belum pernah dilakukan di Desa Polagan, Sampang. Penelitian ini menggunakan beberapa metode perlakuan P1: 0 gram udang, P2: 250 gram udang, P3: 500 gram udang, P4: 750 gram udang, P5: 1000 gram udang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengksp (RAL). Kandungan uji Organoleptik pada siomay udang dengan parameter penampakan pada siomay basah berkisar 5,8 6,4, sedangkan siomay goreng berkisar 5,9 6,4. Rasa pada siomay basah berkisar 5,5 6,5, sedangkan siomay goreng berkisar 6,2 6,4. Tekstur pada siomay udang berkisar 5,7- 6,6, sedangkan pada siomay goreng berkisar 5,9 6,8. Bau pada siomay basah berkisar 5,7 6,5, sedangkan siomay goreng berkisar 5,5 6,5. Jamur pada siomay basah berkisar 5,9 6,4, sedangkan siomay goreng berkisar 5,9 6,3. Kandungan proksimat pada siomay basah berkisar 53,22 67,67%, sedangkan siomay goreng sebesar 38,64 56,92%. Kadar abu siomay basah berkisar 1,13% 1,55%, sedangkan pada siomay goreng adalah 1,73 1,99%. Kadar lemak pada siomay basah berkisar 1,73 2,40%, sedangkan siomay goreng berkisar 5,85 6,53%. Kadar protein pada siomay basah berkisar 7,54 9,12%, sedangkan pada siomay goreng berkisar 6,34 7,28%. Kadar karbohidrat siomay basah berkisar 20,75 33,59%, sedangkan siomay goreng berkisar 28,60 44,72%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ILMIYATUL MUZARIA |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Siomay udang, Litopenaeus vaname, Sampang |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 21:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23140 |
