TRUNOJOYO-KP-19092-170341100007-PKL_ELSEV BARID ABDULLOH_170341100007_2020_ 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15MB)
Abstract
Kegiatan Praktik Kerja Lapang yang dilaksanakan di Unit Kerja Budidaya Air
Laut (UK-BAL) yang berada didaerah Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten
Gunung Kidul yang mana kondisi daerah tersebut memiliki lingkungan yang
mendukung yaitu seperti kualitas perairan laut yang masih bagus. Unit Kerja
Budidaya Air Laut di sundak juga memiliki berbagai budidaya antara lain, budidaya
udang vannamei dan budidaya ikan bandeng. Budidaya di UK-BAL Sundak Gunung
Kidul juga terdapat plankton sebagai pakan alami untuk larva udang dan juga larva
bandeng. Artemia Salina merupakan salah satu zooplankton yang dibudidayakan di
UK-BAL Sundak Gunung Kidul yang perlu untuk diketahui pertumbuhannya dari
kista Artemia sampai menjadi siap untuk di jadikan pakan alami. Pengembangan
usaha budidaya ikan maupun udang memiliki peluang dan prospek yang sangat cukup
baik. Indonesia memiliki sumber benih, lahan budidaya yang luas dan iklim yang
mendukung untuk pengembangan di bidang budidaya. Spesies ikan dan udang di
Indonesia juga banyak yang sudah mulai untuk dikembangkan, hal ini perlu adanya
pemberian dosis pakan yang alami yaitu dari zooplankton maupun fitoplankton.
Artemia Salina merupakan salah satu zooplankton yang mana dibutuhkan
sebagai pakan alami oleh berbagai macam larva ikan maupun larva udang.
Kebutuhan Artemia Salina sebagai pakan sangat tergantung pada bukaan mulut dan
laju pencernaan ikan. Artemia Salina mempunyai keunggulan dibandingkan dengan
jenis plankton lainnya sebab Artemia dapat disediakan dalam jumlah yang cukup,
tepat waktu dan berkesinambungan. Bidang komersial Artemia biasa disimpan dalam
bentuk kering yang disebut kista. Produksi kista dapat terjadi pada salinitas tinggi
antara 80-140 ppt. Kista Artemia merupakan embrio yang dilindungi oleh cangkang
atau korin karena induk hidup dilingkungan yang ekstrim yaitu salinitas tinggi dan
kadar oksigen yang rendah (Soni, 2004).
Artemia Salina yang baru menetas disebut nauplius yang mana nauplius ini
merupakan makanan hidup bagi larva udang dan juga benih ikan. Kedudukan Artemia Salina dalam dunia budidaya ikan memiliki peranan penting, bukan hanya
telurnya, melainkan juga Artemia dewasa. Artemia dewasa merupakan pakan alami
yang baik, terutama untuk pembesaran dan pematangan gonad induk. Kandungan
protein pada Artemia dewasa lebih besar dari pada anak Artemia (nauplius).
Kandungan pada anak Artemia (nauplius) adalah 42% dan Artemia dewasa 60% dari
berat kering (Mudjiman, 1989).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Elsev Barid Abdulloh |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | PAKAN;KEPADATAN;Atemia Salina |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 21:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23114 |
