LAJU PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) SITUBONDO JAWA TIMUR

FARIDHATUL MAZIDAH (2020) LAJU PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) SITUBONDO JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19090-170341100042-PKL_FARIDHATUL M_170341100042_2020.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19090-170341100042-PKL_FARIDHATUL M_170341100042_2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Sejak tahun 2000, Indonesia mulai mengenal ada spesies udang baru yaitu jenis udang vaname yang di introduksi dari daerah pantai timur Pasifik. Udang vaname banyak di minati oleh masyarakat karena tingkat produktivitasnya yang tinggi dibandingkan udang windu (Puspasari dan Suryandari, 2007). Menurut Simberloff (1996) dalam Puspasari dan Suryandari (2007), introduksi spesies baru dapat mempengaruhi kondisi suatu ekosistem melalui perubahan pada karakternya. Spesies baru dari introduksi biasanya dominansi mempunyai sifat invasif, menimbulkan penyakit baru, mengalami hibridasi dan dapat meningkatkan kompetisi baik ruang maupun makanan. Dampak dari introduksi pada spesies baru ke suatu tempat dapat terlihat dalam waktu yang singkat maupun lama, tergantung pada karakteristik spesiesnya.
Pertumbuhan yang terjadi pada udang sangat berbeda dengan jenis hewan yang lainnya. Udang dapat mengalami pertumbuhan secara tiba-tiba pada saat mengalami proses rangkaian pergantian kulit (moulting). Udang vaname memiliki keunggulan yang tepat untuk kegiatan budidaya udang dalam tambak seperti responsif terhadap pakan/nafsu makan yang tinggi, lebih tahan terhadap serangan penyakit dan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi dengan padat tebar cukup tinggi dan waktu yang dibutuhkan untuk masa pertumbuhan relatif singkat yakni sekitar 90-100 hari per siklus. Pertumbuhan yang terjadi pada udang vaname tentu tidak lepas dari faktor lingkungan dan faktor pendukung lainnya. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pada pertumbuhan udang seperti faktor dalam dan faktor luar. Faktor dalam meliputi faktor keturunan (genetik), jenis kelamin dan umur udang. Faktor luar meliputi makanan, persaingan dan pemangsaan, penyakit, serta faktor lingkungan lainnya (Purnamasari et.al 2017).
Peningkatan padat penebaran udang vaname harus diikuti dengan peningkatan intensitas pengelolaan pada pakan dan kualitas air. Parameter kualitas air yang dapat menujang pertumbuhan udang vaname salah satunya adalah oksigen terlarut yang dikonsumsi udang untuk melakukan proses respirasi. Tingkat konsumsi oksigen pada udang vaname sangat bergantung pada ukuran (stadia), faktor internal dan faktor eksternal. Tingkat konsumsi udang akan menurun jika kebutuhan oksigen dalam air tidak terpenuhi dan mengakibatkan penurunan kondisi kesehatan udang bahkan menyebabkan kematian (Budiardi et.al 2005).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
FARIDHATUL MAZIDAH
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords LAJU PERTUMBUHAN;UDANG VANAME
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 21:35
Last Modified 24 Oct 2026 17:11
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23110

Actions (login required)

View Item
View Item