PRODUKSI GARAM METODE ULIR FILTER DI TAMBAK GARAM PRISMA LAMONGAN

Siti Zulaikah (2020) PRODUKSI GARAM METODE ULIR FILTER DI TAMBAK GARAM PRISMA LAMONGAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19072-170341100012-PKL_Siti Zulaikah_170341100012_2020.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19072-170341100012-PKL_Siti Zulaikah_170341100012_2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di Dunia, Indonesia juga merupakan negara yang terdiri dari banyak pulau, dengan panjang garis pantai 95.181 kilometer serta luas laut 5.800.000 Km2 oleh karena itu Indonesia sangat berpotensi sebagai produsen garam( Raharjo B, 2016). Dengan garis pantai yang panjang dan musim tropis yang cocok digunakan lahan penggaraman untuk mencukupi kebutuhan garam di indonesia. Kebutuhan garam di Indonesia semakin meningkat karena garam merupakan kebutuhan esensial manusia dan dibutuhkan dalam segala bidang industri,seperti industri makanan atau minuman, keperluan industri kimia (CAP),rumah tangga,cairan infus,farmasi,kosmetik dan juga pengawetan makanan seperti pengasinan ikan (Bramawanto et.al 2015). Secara kimiawi garam merupakan senyawa ionic yang terdiri dari ion negatif dan ion positif. Garam merupakan gabungan dari senyawa asam dan basa. Kebutuhan dan produksi garam di Indonesia pada tahun 2015 sampai 2019 mengalami perubahan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) produksi garam di indonesia pada tahun 2015 ialah sebesar 2,5 juta ton dengan kebutuhan garam 4,8 juta ton. Pada tahun 2016 produksi garam menurun hanya 168.000 ton dengan kebutuhan 2,268 juta ton. Pada tahun 2017 produksi garam di Indonesia sebesar 1,1 juta ton dan kebutuhan garam sebesar 3,7 juta ton, tahun 2018 produksi garam sebesar 2,7 juta ton dengan kebutuhan sebesar 2,271 juta ton dan pada tahun 2019 produksi garam sebesar 2,3 juta ton dengan kebutuhan sebesar 4,2 juta ton.
Kebutuhan garam lebih tinggi dibandingkan dengan produksi garam membuat negara Indonesia melakukan impor garam dari luar,untuk memenuhi kebutuhan garam yang ada di Indonesia. Impor garam dari luar digunakan untuk memenuhi kebutuhan garam industri karena garam di Indonesia masih di bawah SNI garam industri.Pemurnian garam maupun perlakuan cara pembuatan garam perlu di perbaiki untuk menghasilkan garam dengan kualitas yang baik.Penggunaan ulir sangat baik untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas garam Indonesia. Penggunaan ulir bertujuan untuk mengendapkan pengotor saat proses evaporasi di ulir, ulir juga bermanfaat untuk mempercepat penuaan air laut .
Prinsip utama penggunaan metode ulir ialah evaporasi air laut dengan menggunakan bantuan sinar matahari pada proses perpindahan air laut dari ulir satu keulir lainnya hingga menuju bunker. Ulir berbentuk petakan-petakan persegi Panjang dengan salura kecil pada salah satu ujung untuk menyalurkan air laut menuju petakan ulir selanjutnya (Bramawanto et.al 2015). Proses evaporasi air laut pada ulir akan meningkatkan oBe air laut dan diharapkan pada saat ulir terakhir air laut sudah menjadi tua hingga 20oBe, sehingga air laut siap disimpan didalam bunker. Selain menggunakan ulir metode prisma juga dapat membantu dalam proses produksi garam karena penggunaan prisma dapat memproduksi garam sepanjang tahun bahkan musim hujan sekalipun.Tambak garam CV.Prisma Lamongan merupakan salah satu tambak garam yang menggunakan metode ulir dalam proses produksinya, sehingga tambak garam CV.Prisma Lamongan milik Arifin Jamian dapat dijadikan salah satu alternatif dalam melakukan praktik kerja lapang(PKL).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Siti Zulaikah
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords PRODUKSI GARAM;METODE ULIR FILTER
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 21:22
Last Modified 24 Oct 2026 17:11
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/23056

Actions (login required)

View Item
View Item