PEMETAAN BATIMETRI UNTUK ALUR PELAYARAN DI PERAIRAN CIREBON, JAWA BARAT

IQBAL WICAKSONO (2020) PEMETAAN BATIMETRI UNTUK ALUR PELAYARAN DI PERAIRAN CIREBON, JAWA BARAT. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (443kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (556kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 5.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (80kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Daftar Pustaka.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (125kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Lampiran.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-19022-170341100035-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (951kB)

Abstract

Masyarakat Indonesia memanfaatkan laut sebagai salah satu prasarana
transportasi air, perdagangan, perikanan, dan pariwisata. Alat transportasi yang
digunakan untuk melakukan aktivitas ini terdiri dari kapal yang berukuran kecil
sampai besar. Menurut Pikpin et.al (1997) batimetri berasal dari bahasa Yunani yang
berarti pengukuran dan pemetaan topografi di bawah perairan. Batimetri adalah
proses penggambaran dasar perairan sejak pengukuran, pengolahan, dan
visualisasinya. Informasi mengenai batimetri sangat penting untuk dasar penelitian,
seperti peta navigasi untuk alur pelayaran sebagai dasar penyelamatan, sebagai
operasi kelautan seperti kabel komunikasi bawah laut, dan dinami pantai. Salah satu
pengukuran penting yang dilakukan untuk menentukan batimetri secara akurat
adalah rerata muka ai laut atau MSL (mean sea level) yang digunakan sebagai
referensi 0 meter di digunakan juga untuk topografi.
Teknologi pemetaan batimetri telah mengalami perkembangan dari waktu ke
waktu. Pada awalnya pemetaan ini dilakukan dengan menggunakan tali yang
ujungnya diberi pemberat kemudian ujung tali yang diberi pemberat tersebut
dimasukkan ke dalam air hingga pemberat menyentuh dasar perairan. Pengukuran
kedalaman dengan menggunakan metode konvensional seperti ini tidak dapat
memperoleh data yang akurat disebabkan arus kolom air akan membelokkan tali
tersebut sehingga panjang tali untuk kedalaman sebenarnya akan bertambah dengan
panjang tali yang dibelokkan oleh arus. Pada saat menurunkan tali, menunggu hingga
pemberat menyentuh dasar perairan, menaikkannya kembali memerlukan waktu yang
lama dan tenaga ekstra sehingga metode ini tidak efisien dalam penggunaannya
(Napitupulu el.al, 2015)
Alur Pelayaran di laut adalah perairan yang dari segi kedalaman, lebar dan
bebas hambatan pelayaran lainnya dianggap aman dan selamat untuk dilayari kapal
angkutan laut. Alur pelayaran bertujuan untuk mengarahkan kapal-kapal yang akan
keluar masuk ke pelabuhan sehingga pelabuhan bisa lebih teratur. Alur pelayaran
harus memiliki kedalaman dan lebar yang cukup agar bisa dilalui kapal-kapal yang direncanakan akan berlabuh. Alur pelayaran di dalam pelabuhan bertujuan sebagai
penghubung antara daerah tempat kapal melempar suar dengan daerah perairan dekat
dermaga. Keberadaan alur pelayaran di pelabuhan salah satunya ditandai dengan
adanya SBNP atau Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, yang berfungsi sebagai penanda
batas dari alur pelayaran ( Supriadi el.al, 2014)
Cirebon merupakan salah satu kabupaten yang terdapat di Provinsi Jawa Barat.
Pelabuhan Cirebon ini merupakan pintu gerbang perekonomian Jawa Barat dan salah
satu pelabuhan alternatif bagi pelabuhan lainnya. Pelabuhan Cirebon dapat dicapai
dengan mudah melalui jalur darat. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui jalur
pelayaran yang terdapat pada Pelabuhan Cirebon dan mengetahui kendala-kendala
yang terjadi di Pelabuhan Cirebon.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
IQBAL WICAKSONO
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords PEMETAAN BATIMETRI;ALUR PELAYARAN
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 20:33
Last Modified 24 Oct 2026 17:11
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22857

Actions (login required)

View Item
View Item