TRUNOJOYO-KP-28821-200351100023-IFFAH HASMAWATI_200351100023_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Pelabuhan perikanan adalah tempat melakukan kegiatan pemerintahan dan
kegiatan ekonomi yang digunakan sebagai tempat kapal nelayan untuk berlabuh,
pengisian bahan bakar, pemuatan dan pembongkaran hasil tangkapan, tempat
menangani dan memproses hasil tangkapan ikan. Pelabuhan perikanan juga
berperan penting dalam pengawasan kegiatan perikanan termasuk penetapan
peraturan pengukuran dan sertifikasi kapal perikanan. Pengukuran kapal dilakukan
untuk mengetahui ukuran kapal (GT) yang dijadikan dasar penetapan besarnya
pungutan kapal perikanan. Kapal perikanan wajib melakukan pengukuran kapal
sebelum beroperasi karena sudah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Perhubungan
Nomor 8 Tahun 2013 tentang pengukuran kapal, untuk menentukan panjang, lebar,
dalam dan ukuran tonase kapal.
Sertifikat kapal adalah surat kelengkapan atau dokumen kapal yang diakui oleh
negara baik secara hukum maupun tertulis yang wajib dimiliki oleh setiap kapal
perikanan yang berukuran di atas 7 GT maupun di bawah 7 GT sebagai bukti
kepemilikan kapal yang sah atau legal, sebagai identitas kapal, sebagai syarat atau
sistem manajemen keselamatan kapal dan sebagai persyaratan dalam berlayar.
Sertifikasi kapal merupakan hal yang penting dalam pemenuhan persyaratan
kelaiklautan kapal dalam melakukan pelayaran. Pembuatan sertifikat kapal nelayan
harus dilakukan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kapal,
manusia, muatan barang atau cargo yang berlebihan dan mencegah terjadinya
pencemaran lingkungan. Pemeriksaan kapal sangat penting untuk dapat
menentukan kapal tersebut laik laut atau tidak laut.
Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan menjadi pelabuhan terbesar yang
terdapat di Pulau Madura. Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan merupakan
salah satu pelabuhan dengan hasil perikanan tangkap terbesar di Pulau Madura.
Alat tangkap yang dominan digunakan oleh nelayan di Pasongsongan berupa purse
seine. Pada umumnya kapal penangkap ikan yang digunakan oleh para nelayan di
Pelabuhan Pasongsongan adalah kapal dengan jenis alat tangkap puse seine. Kapal
dengan jenis alat tangkap purse seine dapat menampung ABK lebih banyak dibandingkan dengan jenis kapal yang lain. Jumlah ABK kapal yang dapat
ditampung kapal dengan jenis purse seine sebanyak maksimal 20 orang. Pelabuhan
perikanan pantai pasongsongan merupakan pusat pelabuhan perikanan bagi kapal
perikanan yang terdapat di pasongsongan. Kapal dengan jenis alat tangkap purse
seine merupakan jenis kapal penangkap ikan yang mendominasi daerah pelabuhan
pantai pasongsongan (Marjono et al., 2010). Jenis kapal yang digunakan di
Pelabuhan Pantai Pasongsongan umumnya berukuran kurang dari 20 GT.
Pramesthy et al. (2022) menyatakan bahwa kapal perikanan merupakan salah satu
modal utama dalam kegiatan usaha perikanan tangkap. Pemilik kapal dengan alat
tangkap purse seine pada umumnya juga merupakan pemilik kapal pengangkut.
Kapal pegangkut biasanya digunakan untuk mengangkut hasil tangkapan dari
tengah laut menuju daratan dengan sistem manual dari kapal purse seine (Hastrini
et al., 2013).
Kapal yang tercatat di pelabuhan perikanan pantai pasongsongan yang tercatat
dari 5 tahun terakhir berjumlah 80 unit kapal. Jumlah kapal yang memiliki dokumen
kapal lengkap di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Pasongsongan sebanyak 60
unit kapal. Kapal tersebut umumnya beroperasi tidak lebih dari 24 jam dengan
berangkat menuju lokasi fishing ground dan kembali lagi ke fishing base. Ukuran
kapal yang mendominasi di pelabuhan perikanan pantai pasongsongan umunya
berukuran >10 GT (Huda et al., 2022). Hasil tangkapan yang diperoleh dari kapal
alat tangkap purse seine memiliki jenis ikan yang berbeda beda. Pada umunya hasil
tangkapan yang dieroleh dari alat tangkap purse seine berupa ikan ikan pelagis.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IFFAH HASMAWATI |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | PELABUHAN PERIKANAN |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 20:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22772 |
