TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38075-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (83kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38075-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38075-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38075-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38075-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38075-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (378kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38075-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (69kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38075-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38075-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia memiliki tuntutan tinggi terhadap kehalalan produk, khususnya pada sektor usaha mikro. Sertifikasi halal menjadi instrumen utama untuk memastikan keamanan dan kehalalan produk yang beredar di masyarakat. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pelaku usaha mikro dalam program sertifikasi halal, khususnya melalui mekanisme self declare, masih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan pemahaman hukum, prosedur administrasi yang dianggap rumit, serta pengaruh kuat budaya dan nilai lokal yang berlaku. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk menganalisis bagaimana budaya hukum menurut teori Friedman memengaruhi implementasi sertifikasi halal self declare oleh pelaku usaha mikro di Kecamatan Kamal.rnPenelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, bersifat analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris, dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi.rnDengan demikian penelitian ini meliputi tiga tahapan yaitu tahapan pengurangan data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan.rnHasil penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian besar pelaku usaha mikro telah memahami pentingnya sertifikasi halal, penerapannya masih menghadapi kendala, terutama kurangnya pengetahuan hukum, pemahaman prosedur, dan pengaruh budaya lokal. Banyak pelaku usaha yang masih menilai sertifikasi halal sebagai beban administratif tambahan, bukan kebutuhan, sehingga tingkat partisipasi dalam program self declare masih rendah. efektivitas sertifikasi halal self declare sangat dipengaruhi oleh pemahaman hukum dan budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, sebagai bahan evaluasi kepada pemerintah dalam melaksanakan sosialisasi diperlukan sosialisasi yang lebih intensif dan penyesuaian kebijakan sesuai budaya hukum untuk meningkatkan partisipasi pelaku usaha mikro terhadap sertifikasi halal self declare.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AYSYINIDA MARCHAMAH |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Budaya Hukum Friedman; Pelaku Usaha Mikro; Sertifikasi Halal Self Declare |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 20:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22758 |
