TRUNOJOYO-KP-28812-200351100049-rofiq pkl.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13MB)
Abstract
Ikan kerapu cantang memiliki nama latin Epinephelus
fuscoguttatus><lanceolatus. Nama latin tersebut dihasilkan dari perkawinan
silang dari 2 spesies ikan kerapu yaitu ikan kerapu kertang kertang (Epinephelus
lanceolatus) sebagai induk jantan dan ikan kerapu macan (Epinephelus
fuscoggostatus) sebagai induk betina (Rochmad, 2020) . Keunggulan ikan kerapu
cantang dari pada ikan kerapu macam dan kertang adalah memiliki pertumbuhan
yang cepat dan daya tahan terhadap penyakit. Keunggulan pertama kerapu
cantang terletak pada pertumbuhannya yang cepat. Menurut penelitian Mujiono,
(2013) larva kerapu cantang mempunyai pertumbuhan lebih cepat dibandingkan
dengan kerapu macan. Keunggulan selanjutnya dari kerapu cantang adalah
kemudahan dalam pencarian pakan baik alami maupun pakan buatan.
Keunggulan selanjutnya dari ikan kerapu cantang adalah daya tahannya lebih
bagus dibanding kerapu macan dan kerapu kertang. Ikan kerapu cantang juga
lebih toleransi terhadap lingkungan yang kurang layak dan ruang terbatas
( Mujiono 2013) . Pertumbuhannya kerapu cantang bersifat allometrik yakni
pertumbuhan panjang tidak sebanding dengan pertumbuhan berat dan
pertumbuhannya dipengaruhi oleh faktor eksternal salah satunya adalah
ketersediaan pakan sebagai penunjang keberlangsungan hidup ikan kerapu
cantang (Dedi et al., 2018) . Proses budidaya ikan kerapu cantang memerlukan waktu 3-4 bulan untuk
ikan kerapu siap dipanen, ikan kerapu cantang termasuk ikan karnivora dengan
nafsu makan yang tinggi. Pakan merupakan salah satu aspek penting dalam
kegiatan budidaya perikanan dikarenakan menghabiskan 70% biaya operasional
(Fitriadi et al., 2020) untuk memenuhinya diperlukan biaya yang cukup besar,
sehingga hal tersebut menjadi suatu tantangan bagi para pembudidaya ikan
(KKP, 2018) .
Manajemen pemberian pakan merupakan salah satu usaha yang
dilakukan untuk mendukung keberhasilan usaha budidaya, dengan manajemen
pemberian pakan diharapkan agar pakan yang diberikan dapat dimanfaatkan
oleh ikan secara efektif dan efisien sehingga menghasilkan pertumbuhan ikan
yang optimal. Penerapan menejemen pemberian pakan kerapu cantang meliputi:
jenis, dosis, ukuran,dan frekuensi pakan yang kurang tepat bisa saja dapat
menyebabkan kerugian secara materil. Berdasarkan hal tersebut menjadi
landasan peneliti melakukan peraktik kerja lapang di Balai Peikanan Budidaya
Air Payau (BPBAP) Situbondo dengan tema Manejemen Pemberian Pakan
Kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus><lanceolatus).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AINUR ROFIQ |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | IKAN KERAPU |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 20:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22747 |
