TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38068-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38068-Abstract.pdf
Download (199kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38068-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38068-Chapter1.pdf
Download (306kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38068-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (380kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38068-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38068-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38068-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
Abstract
Pengaturan bagi hasil yang sering diterapkan pada usaha warung kelontong Madura hanya mengandalkan rasa saling percaya dan pengertian daripada perjanjian tertulis,hal ini cenderung menyimpang dari pendekatan formal yang sering digunakan dalam kerja sama ekonomi pada umumnya, serta bisa menyebabkan munculnya beberapa masalah Ketika nanti di pertengahan akad berlangsung seperti, terjadinya ketidak jelasan dengan akad yang di pilih, sampai dengan terjadinya konflik Ketika penetuan Nisbah hasil. Tujuan penelitian ini berfokus pada identifikasi mekanisme sistem bagi hasil pada warung toko kelontong di Kecamatan Tambaksari. Serta aspek kesesuaiannya dengan prinsip fiqh muamalah khususnya pada akad mudharabahrnPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sifat analisis deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer berupa keterangan maupun penjelasan/informasi yang disampaikan oleh subjek penelitian dari lokasi penelitian, serta data sekunder literatur akademik yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara pelaku dan pengelola usaha toko kelontong madura. Analisis data dilakukan secara redupsi, dimulai dari fakta-fakta khusus di lapangangan untuk ditarik kesimpulan yang bersifat umum. Berdasarkan hasil penelitian, pengelolaan toko kelontong Madura di Kecamatan Tambaksari pada umumnya dilakukan secara kekeluargaan dengan sistem akad lisan tanpa perjanjian tertulis. Hubungan kerja yang terjalin bersifat sederhana dan fleksibel, serta dilandasi nilai gotong royong dan loyalitas keluarga.rnPola ini sesuai dengan prinsip akad mudharabah dalam fiqh muamalah, karena modal berasal dari pemilik, pengelola tidak menerima gaji tetap, dan keuntungan dibagi berdasarkan nisbah atau persentase yang disepakati.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AGUNG LAKSONO |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Mudharabah, Warung Madura, Fiqh Mu’amalah . |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 20:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22731 |
