TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28798-190511100110-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (901kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28798-File Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28798-File Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28798-File Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28798-File Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (217kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28798-File Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (426kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28798-FIle Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28798-File References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
Abstract
Toponimi tempat sangat penting untuk mengenali tempat itu sendiri. Toponimi adalah studi tentang nama-nama yang dapat menyangkut asal-usul, makna, dan tipologi nama tempat itu sendiri. Toponimi dapat terjadi dalam penamaan pantai. Istilah toponimi dapat diperoleh dengan memahami bahasa dan cabangnya. Dalam penelitian ini, dibahas istilah toponimi dalam penamaan nama pantai. Penelitian ini menggunakan teori word formation oleh Yule (2010), aspek toponimi oleh Sudaryat (2009), dan makna penamaan oleh Sibarani (2004) untuk mendapatkan toponimi dari nama-nama pantai yang dipilih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menyelesaikan penelitian ini. Data dalam penelitian ini adalah nama-nama pantai yang dipilih di Bangkalan, seperti Pantai Tlangoh, Pantai Siring Kemuning, Pantai Labuhan, Pantai Modung, Pantai Pangpajung, Pantai Biru, dan Pantai Lobuk. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah survei tempat, wawancara pengelola pantai, selanjutnya penulis mencatat dan merekam wawancara disaat penulis mewawancarai pengelola, dan terakhir penulis mengklasifikasikan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa toponimi pantai-pantai dipilih mengandung pembentukan kata oleh Yule (2010) dan aspek toponimi oleh Sudaryat (2009), namun tidak semua pantai yang dipilih mengandung makna penamaan oleh Sibarani (2004). Selain itu, ada enam jenis dalam pembentukan kata yang digunakan dalam penelitian ini yaitu clipping, compounding, backformation, conversion, multiple processes dan derivation. Hasil lainnya yaitu ada tiga jenis aspek toponimi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu aspek perwujudan, aspek sosial, dan aspek budaya. Hasil lain yaitu adalah ada tiga jenis makna penamaan, yaitu makna futurisif, makna situasional dan makna kenangan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AFRIAN RAMADHANI MUSTOFA |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Beach, Madura, Toponymy |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 19:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22704 |
