TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38046-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38046-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38046-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38046-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (423kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38046-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38046-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (419kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38046-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (473kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38046-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (146kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38046-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (446kB)
Abstract
Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan utama yang berdampak langsung terhadap sektor pertanian, terutama dalam hal pembiayaan. Ketidakstabilan iklim seperti fluktuasi curah hujan, suhu, dan kelembapan udara dapat meningkatkan risiko pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Financing (NPF). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh climate risk terhadap tingkat NPF pada pembiayaan sektor pertanian di Bank Umum Syariah di Provinsi Jawa Timur.rnPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder bulanan dari Januari 2018 hingga Desember 2024, meliputi variabel pembiayaan sektor pertanian (P), curah hujan (RR), suhu rata-rata (TAVG), kelembapan rata-rata (RHAVG), dan NPF. Analisis data dilakukan menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM), dengan tahapan uji stasioneritas, uji kointegrasi Johansen, estimasi jangka panjang dan jangka pendek, serta analisis impulse response dan variance decomposition.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, hanya kelembapan rata-rata (RHAVG) yang berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan arah negatif. Sementara itu, pembiayaan sektor pertanian, curah hujan, dan suhu tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Dalam jangka pendek, nilai error correction term (ECT) signifikan dan bernilai negatif, menandakan adanya penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Impulse response menunjukkan respons variabel NPF yang bervariasi terhadap shock iklim, sedangkan variance decomposition menunjukkan bahwa variasi NPF sebagian besar dijelaskan oleh dirinya sendiri, diikuti kontribusi suhu dan kelembapan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan risiko iklim dalam pembiayaan sektor pertanian bank syariah, guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan portofolio pembiayaan pada sektor yang rentan terhadap perubahan iklim
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD RIDWAN |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Climate Risk; Non-Performing Financing; Pembiayaan Pertanian |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 19:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:11 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22643 |
