TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-Awal.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (181kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (165kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (142kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (572kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (37kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18924-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Berita merupakan pesan atau informasi hasil dari proses konstruksi yang diyakini kebenarannya oleh
media. Dalam mengikuti arus digitalisasi, media pun mengalami konvergensi dengan memanfaatkan layanan
internet secara online. Framing berita yaitu pemilihan fakta dalam sebuah peristiwa yang dinilai penting
disajikan dan dipikirkan pembaca dengan tujuan untuk membingkai sebuah informasi agar melahirkan
makna atau kesan tertentu yang diinginkan media, atas wacana yang akan ditangkap oleh khalayak.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis framing. Teknik pengumpulan
data menggunakan dokumentasi terhadap naskah berita online CNNIndonesia.com dan Detik.com mengenai
Revisi Undang-Undang KPK edisi bulan September 2019. Rumusan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana CNNIndonesia.com dan Detik.com mengkonstruksi dalam pemberitaan revisi
undang-undang KPK menggunakan analisis framing. Maka, tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah
menjelaskan bagaimana CNNIndonesia.com dan Detik.com mengkonstruksi dalam pemberitaan revisi
undang-undang KPK menurut analisis framing.
Hasil dari penelitian ini menunjukka Detik.com lebih banyak memproduksi berita mengenai Revisi
Undang-Undang KPK 2019 dengan isi tidak “berat” sebelah sehingga memberikan keleluasaan persepsi bagi
pembaca. Sedangkan CNNIndonesia.com dengan jumlah produksi berita yang lebih sedikit, cenderung
memiliki sikap kontra atau penolakan terhadap Revisi Undang-Undang KPK 2019. Hal ini bisa dilihat dari
judul berita dan isi berita dimana sebagian besar berita memiliki poin-poin yang menunjukkan bahwa Revisi
Undang-Undang KPK 2019 berpotensi melemahkan lembaga KPK.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOHAMMAD FERNANDO RAHMATULLAH PRAKASA |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Analisis framing; konstruksi berita; media online; RUU KPK 2019 |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 18:50 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:10 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22446 |
