TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18898-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18898-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (675kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18898-chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18898-chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (499kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18898-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (504kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18898-chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (636kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18898-conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18898-reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (316kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18898-apendict.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Fortifikasi adalah metode penambahan mikronutrien yang umumnya digunakan pada bahan makanan dengan tujuan utama yaitu meningkatkan zat gizi pada suatu produk pangan dengan menambahakan bahan-bahan alami atau kimia untuk menghindari terjadinya gangguan yang diakibatkan kurangnya zat gizi. Garam salah satu kebutuhan pokok masyarakat sebagai konsumsi maupun kegiatan industri. Kebutuhan garam konsumsi pada tubuh manusia perhari yaitu 5 gram mengikuti aturan WHO(Word Health Organization). Vitamin C dalam tubuh manusia sebagai antioksidan alami penangkal radikal bebas, inovasi garam fortifikasi kunyit yang tinggi akan kandungan vitamin C dapat memenuhi kebutuhan dalam tubuh manusia. Penjagaan mutu hasil fortifikasi merupakan salah satu cara untuk meminimalisir kandungan fortifikasi yang hilang saat proses penyimpanan. kemasan merupakan wadah atau pembungkus yang digunakan dalam produk secara umum dengan fungsi memperpanjang umur simpan produk sebelum di pasarkan ke produsen. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini yaitu jenis kemasan Alumunium Foil(AF),Polypropylen (ketebalan 0,45-0,6 mm) dan botol kaca dengan suhu 300C, 450C dan 600C dengan massa simpan 30 hari. Kandungan garam fortifikasi kadar air 0,22908%, kadar NaCl 80,396% dan kadar vitamin C 2,86%. Hasil uji ANOVA kadar NaCl yang berpengaruh nyata terhadap jenis kemasan dan waktu penyimpanan. Bahan pengemasan terbaik untuk fortifikasi garam dengan kunyit (Curcuma Domestica Val.) terhadap kandungan vitamin C untuk menjaga produk fortifikasi agar kandungan vitamin C produk tetap terjaga dengan baik adalah kemasan plastik polypropylene (PP) dan kemasan botol kaca.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM VIKY MEI WIJAYANTI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Garam,fortifikasi,kemasan,vitamin C,kadar air dan kadar NaCl. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 18:21 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:10 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22333 |
