TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5897-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5897-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5897-Chapter I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5897-Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5897-Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5897-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (57kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5897-Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
Abstract
ABSTRAK
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional terbesar didunia yang bergerak diberbagai sektor kehidupan masyarakat internasional, dan berdiri pada tahun 1945 dengan tujuan utama.menyelamatkan generasi yang akan datang dari kesengsaraan yang disebabkan perang. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memiliki organ-organ atau alat perlengkapan sebagai pelaksana tugas dari tujuan-tujuan mulia yang tertuang dalam Charter, salah satu organ dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggungjawab memelihara perdamaian dan keamanan internasional adalah Dewan Keamanan Dewan keamanan terdiri dari lima belas anggota. Hal yang menarik adalah dari lima belas tersebut terdiri dari lima anggota tetap, kelima anggota tetap tersebut mempunyai hak veto di Dewan Keamanan, kelima negara tersebut adalah: Amerika Serikat, Inggris, Uni soviet, Prancis dan Cina. Hak veto adalah suara negatif anggota tetap Dewan Keamanan untuk membatalkan suatu rancangan keputusan yang akan disahkan oleh Dewan Keamanan. Oleh karena itu peneliti akan memaparkan kekuatan mengikat hak veto dan apakah hak veto bertentangan dengan kaidah-kaidah, maupun asas-asas hukum internasional serta Charter. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif. Adapun pendekatan masalah dengan mengacu pada Charter dan kaidah-kaidah, maupun asas-asas hukum internasional. Hasil ini menunjukkan bahwa hak veto yang dimiliki kelima anggota tetap Dewan Keamanan tidak sesuai dengan prinsip persamaan kedaulatan yang ada dalam Charter, serta pengaturan hak veto dalam Piagam Perseriktan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak diatur secara jelas, hanya saja merupakan interpretasi dari pasal 27 ayat (3) Piagam Perseriktan Bangsa-Bangsa (PBB) selain dari itu dalam penggunaannya selama ini tidak sejalan dengan tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang terkadang penggunaannya hanya untuk menjaga kepentingan nasional maupun sekutu negara pemiliki hak veto. Sebagai contoh veto Amerika Serikat pada draf resolusi kecaman terhadap pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur dan Tepi Barat oleh Israel. penggunaan hak veto secara sewenag-wenang tentu saja akan berpengaruh pada setiap keputusan Dewan Keamanan. Oleh karena itu hak veto tidak sesuai dengan asas persamaan kedaulatan negara dan dampak yang ditimbulkan bertentangan dengan tujuan dari pendirian Perseriktan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kata kunci : Dewan Keamanan PBB, Draf Resolusi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANDIK DUWI FITRIANTO |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Kata kunci : Dewan Keamanan PBB, Draf Resolusi |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:45 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2228 |
