TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37946-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37946-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37946-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37946-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (381kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37946-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (360kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37946-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (825kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37946-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37946-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37946-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Skripsi ini membahas nilai dan makna perayaan tradisi lamaran di Desa Junok, Kabupaten Bangkalan dengan menggunakan teori semiotika Charles Sander Pierce. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lebih dalam tentang pelaksanaan, simbol dan makna, serta nilai yang terkandung dalam tradisi lamaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dari berbagai narasumber yang memiliki pemahaman mendalam tentang tradisi tersebut di Desa Junok, Kabupaten Bangkalan. Selain itu, teknik observasi, dokumentasi, wawancara, dan teknik transkipsi juga digunakan untuk mendukung pengumpulan data. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara sistematis menggunakan empat tahapan, yaitu analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 simbol yang ditemukan dalam tradisi lamaran yang memiliki makna yang beragam. Simbol-simbol pada properti tradisi dapat di lihat pada tanda atau eksistensi aktual benda yang memiliki makna tersendiri. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tradisi lamaran bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga merupakan wujud dari kekayaan budaya dan kearifan lokal yang patut dilestarikan. Nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya mencerminkan kebiasaan dan keyakinan yang telah diteruskan dari generasi ke generasi. Dengan memahami lebih dalam tentang simbol dan makna dalam tradisi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap warisan budaya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM CHUSNUL HOTIMAH |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | nilai dan makna; bân-ghibân; tradisi lamaran; sastra lisan; teori semiotika Charles Sanders Pierce. |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 18:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:10 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22256 |
