TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28668-190111100142_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28668-190111100142_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (809kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28668-190111100142_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28668-190111100142_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28668-190111100142_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28668-190111100142_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28668-190111100142_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28668-190111100142_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (884kB)
Abstract
ABSTRAKrn Pengadaan tanah merupakan kegiatan menyediakan tanah dengan cara memberikan ganti kerugian yang layak dan adil kepada pihak yang berhak. Adapun ganti kerugian ialah penggantian yang layak dan adil kepada Pihak yang Berhak, pengelola dan/atau pengguna barang dalam proses Pengadaan Tanah. Dalam hal ini menjadi hal yang menarik untuk diteliti sebab pemberian ganti kerugian yang layak dan adil masih sering terjadi permasalahan antar pihak. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memaparkan pengertian pemberian ganti kerugian yang layak dan adil beserta Langkah-langkah penyelesaian sengketa untuk Pembayaran Ganti Kerugian pada Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Sreseh-Pangarengan (SREPANG).rnMetode penelitian yang digunakan ialah empiris, adapun pendekatan yang dilakukan ialah pendekatan deskriptif suatu penelitian yang dimaksud untuk menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Serta berdasarkan perundang-undangan.rn Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa pemberian ganti kerugian yang layak dan adil apabila alasan keberatan Warga yang diberikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum seperti alasan Ibu Wasiah, Pak Matellas, dan Pak Rido’I yakni karena tanahnya masih sangat subur untuk dijadikan lahan pertanian sehingga meminta ganti kerugian yang lebih tinggi dan alasan tersebut tidak dapat dibenarkan karena tidak sesuai dengan Pasal 68 Ayat (1) sedangkan alasan Pak Saneman dapat dibenarkan dengan meminta ganti kerugian hal serupa berupa tanah beserta bangunannya dan sesuai dengan Pasal 76. Serta penyelesaian sengketa untuk Pembayaran Ganti Kerugian pada Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Sreseh-Pangarengan (SREPANG) dapat diselesaikan dengan cara Non litigasi yakni Mediasi.rnrnKata kunci: Pengadaan Tanah – Ganti Kerugian – Penyelesaian Sengketa
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AISYAH PUTRI AMICITIA JAMALUDDIN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pengadaan Tanah – Ganti Kerugian – Penyelesaian Sengketa |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 17:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:10 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22218 |
