TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28654-Abstract.pdf
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28654-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28654-CHAPTER 1.pdf
Download (625kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28654-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (608kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28654-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (445kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28654-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (501kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28654-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28654-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (512kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28654-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (898kB)
Abstract
Menurut Badan pusat Statistik Kabupaten Bangkalan tingkat kemiskinan kabupaten Bangkalan tahun 2020 sebesar 20,56% dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 204.000 jiwa, dan termasuk daerah yang memiliki jumlah penduduk miskin relative tinggi di Jawa Timur. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai aturan untuk menanggulangi kemiskinan. Salah satunya melalui wakaf, jumlah penduduk muslim pada tahun 2018 mencapai 1,068,552 dengan jumlah penduduk mencapai 1,070,617 atau 85,35% penduduk muslim di kabupaten Bangkalan. Berdasarkan banyaknya jumlah penduduk muslim di kabupaten Bangkalan, maka potensi wakaf di kabupaten tersebut juga akan tinggi. Terlebih jika mereka semua melakukan wakaf, maka bukan hanya potensi wakaf uang yang akan terealisasi namun kemaslahatan/kesejahteraan masyarakat kabupaten Bangkalan pun juga akan terjamin. Upaya untuk lebih meningkatkan kinerja wakaf di kabupaten Bangkalan maka sinergi antara pemerintah dan lembaga/nazdir wakaf juga diperlukan. Hasil riset dari kolaborasi tim peneliti empat kampus, yaitu Unair, IPB, ITB, dan UGM telah menghasilkan alat ukur untuk mengukur kinerja wakaf disuatu wilayah yaitu Indeks Wakaf Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja pengelolaan harta wakaf di Kabupaten Bangkalan melalui tiga faktor Indek Wakaf Nasional. Jenis penelitian yang digunakan dalam Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Adapun data-data pada penelitian ini yaitu didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dari penelitian ini menggunakan multistage weighted index.Hasil perhitungan kinerja pengelolaan harta wakaf di kabupaten Bangkalan yang dihitung dengan tiga faktor indeks wakaf nasional menunjukan bahwa dari segi faktor kelembagaan pada Indeks Wakaf Nasional yaitu 0 yang mengartikan bahwa kinerja pengelolaan harta wakaf di kabupaten Bangkalan pada indikator kelembagaan dinilai masih kurang mencapai optimal (kurang). Dari segi faktor proses pada Indeks Wakaf Nasional yaitu sebesar 0.32 yang mengartikan bahwa kinerja pengelolaan harta wakaf di kabupaten Bangkalan pada indikator proses dinilai cukup mencapai optimal (cukup). Dari segi faktor sistem pada Inde-ks Wakaf Nasional yaitu 2.5 yang mengartikan bahwa kinerja pengelolaan harta wakaf di kabupaten Bangkalan pada indikator sistem dinilai masih kurang mencapai optimal (kurang). Sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengelolaan harta wakaf di Kabupaten Bangkalan masih harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dan juga pemangku terkait agar pengelolaan harta wakaf di kabupaten Bangkalan dapat meningkat dan manfaat dari harta wakaf tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SIFA |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | harta wakaf Indeks wakaf nasional, kinerja, pengukuran, pengelolaan |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 17:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:10 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22184 |
