TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (35kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (146kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (179kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (717kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (798kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-Chapter 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (50kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (759kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18850-COVER (2).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi terapeutik kiai dengan pasien gangguan jiwa di pondok pesantren Al-bajigur sumenep serta untuk mengetahui hambatan komunikasi terapeutik kyai dengan pasien gangguan jiwa di pondok pesantren Al-bajigur Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Menggunakan 2 kiai besar pondok pesantren Al-bajigur 5 pengurus pondok pesantren dan 1 pasien yang sudah sembuh. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah komunikasi terapeutik kyai dengan pasien gangguan jiwa di pondok pesantren al-bajigur sumenep. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dapat memberikan gambaran mengenai komunikasi terapeutik kiai dengan pasien gangguan jiwa di pondok pesantren Al-bajigur Sumenep.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik di pondok pesantren Al-bajigur terdapat empat fase dan terdapat dua hambatan. Pada fase pra interaksi ditemukan pasien gangguan jiwa di pondok pesantren Al-bajigur disebabkan oleh faktor ekonomi, percintaan, dan kecanduan narkoba, pada fase orientasi kyai akan menenangkan pasien dengan air minum yang sudah dibacakan doa terlebih dahulu baru kemudian akan melakukan komunikasi dengan pasien, fase kerja yaitu terapi islami dan tradisional akan di jalankan seperti mandi kembang, sholat, mengaji, dzikir, terapi menggunakan obat tradisional, menggunakan beberapa jenis hewan untuk terapi penyembuhan, fase terminasi yaitu tahap akhir dari proses penyembuhan tersebut. Kemudian pada saat proses terapi pasien gangguan tersebut dijalankan terdapat 2 hambatan yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FADJRIYANTI NUR FAUZIYAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Komuniksi Terapeutik, Kiai, Pasien gangguan jiwa. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 17:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:10 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22128 |
