TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (488kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (578kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (648kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (373kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (601kB)
Abstract
Dunaliella salina merupakan mikroalga hijau mikroskopis yang dikenal memiliki kemampuan hidup pada kondisi ekstrem dan laju pertumbuhan yang cepat, menjadikannya kandidat potensial dalam pengembangan teknologi budidaya mikroalga yang efisien dan berkelanjutan. Salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan Dunaliella salina adalah ketersediaan nutrien, terutama melalui pemberian pupuk yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas tiga jenis pupuk, Walne, Guillard, dan Growmore terhadap laju pertumbuhan dan kepadatan sel Dunaliella salina. Penelitian dilakukan melalui kultivasi selama sembilan hari dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, di mana setiap perlakuan dianalisis menggunakan parameter laju pertumbuhan spesifik, doubling time, kepadatan sel, dan ukuran sel,. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji normalitas, ANOVA, dan Tukey HSD. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan dengan pupuk Growmore 1 ml/L menghasilkan laju pertumbuhan spesifik tertinggi (µ 0,883 hari⁻¹), diikuti oleh Walne 1,5 ml/L (µ 0,733 hari⁻¹) dan Guillard 1 ml/L (µ 0,727 hari⁻¹). Penurunan kadar nitrat tertinggi tercatat pada perlakuan Walne, menandakan penyerapan aktif oleh mikroalga. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan (p < 0,05), sementara uji lanjutan Tukey HSD mengonfirmasi bahwa pupuk Guillard memberikan kepadatan sel tertinggi dibanding Growmore dan kontrol negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa komposisi nutrien dalam masing-masing pupuk memberikan pengaruh berbeda terhadap dinamika pertumbuhan D. salina, dengan Growmore sebagai alternatif kompetitif. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam formulasi strategi budidaya mikroalga yang optimal untuk aplikasi bioteknologi dan industri.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ABDUL ROZAK BACHRI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Dunaliella salina;perlakuan pupuk;mikroalga |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 17:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:10 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22127 |
