TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28608-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (483kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28608-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (831kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28608-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (696kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28608-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28608-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (767kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28608-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28608-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (306kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28608-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (775kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28608-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (491kB)
Abstract
Jagung dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku pembuatan minyak. Minyak jagung dihasilkan dari pengolahan biji jagung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan varietas jagung lokal dan stabilisasi terhadap karakteristik minyak jagung yang dihasilkan. Varaietas jagung lokal yang digunakan yaitu Putih, Ungu, Manding dan Tambin. Proses stabilisasi dilakukan dengan memberikan perlakuan suhu panas 110 °C selama 15 menit. Proses ekstraksi menggunakan pelarut N-hexana. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh nyata dari kedua perlakuan terhadap karakteristik minyak dedak jagung yang dihasilkan. Perlakuan stabilisasi dapat meningkatkan rendemen minyak pada masing – masing varietas. Perlakuan stabilisasi dapat menurunkan kualitas minyak. Hal tersebut dikarenakan suhu tinggi dapat memicu kenaikan bilangan asam, kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida. Perlakuan terbaik dihasilkan dari varietas Tambin tanpa stabilisasi. Karakteristik minyak dedak jagung perlakuan terbaik yaitu nilai rendemen 19,433 %, berat jenis 0,830 g/mL, warna (L) 22,400, warna (+a) 1,767, warna (+b) 35,300, kejernihan 39,733 %T, bilangan asam 1,800 mg KOH/g, asam lemak bebas 0,767 dan bilangan peroksida 18,100 Meq/Kg. Suhu tinggi dapat mempercepat reaksi hidrolisis dan oksidasi pada minyak dedak jagung. Penurunan mutu fisik minyak jagung ditandai dengan adanya bau tengik, warna gelap dam keruh, viskositas yang tinggi serta adanya rasa yang tidak normal. Perubahan senyawa kimia menjadi parameter penurunan kualitas minyak jagung.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SUGIHARTO |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Jagung lokal, Minyak jagung, dan Stabilisasi |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 17:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21998 |
