TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28603-190481100044_Abstact.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (410kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28603-190481100044_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28603-190481100044_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (477kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28603-190481100044_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28603-190481100044_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28603-190481100044_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28603-190481100044_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (466kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28603-190481100044_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28603-190481100044_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Posisi keempat sebagai negara yang produktif dalam hal produk budidaya yang paling besar nilainya di ekspor keluar negeri yaitu negara Indonesia, budidaya yang diekspor antara lain seperti udang, ikan, dan rumput laut dikarenakan letak negara Indonesia yang mendukung dengan memiliki iklim tropis yang berpotensi besar sebagai pengembangan industri akuakultur. Masalah berkurangnya dissolved oxygen (DO) merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan performa udang. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk menanggulangi berkurangnya dissolved oxygen (DO) yang salah satunya penggunaan mesin nanobubbles yang berfungsi menghasilkan gelembung berukuran nano yang dapat bertahan relatif lebih lama didalam kolam tambak dibandingkan dengan gelembung biasa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas dari penggunnan mesin nanobubbles terhadapat pertumbuhan berat dan panjang udang dengan membandingkan dengan kolam kontrol yang menggunakan kincir aerator. Pengujian efektivitas mesin nanobubbles dilakukan dengan membandingkan nilai dissolved oxygen dengan variasi variabel berupa waktu pengukuran, penggunaan mesin, serta titik pengujian dan total penggunaan energi listrik dengan perbandingan output pertumbuhan berat dan panjang udang setelah satu siklus tambak. Hasil yang diperoleh yaitu penggunaan mesin nanobubbles dalam menyediakan dissolved oxygen lebih tinggi daripada kincir aerator, walaupun daya dan biaya yang dikeluarkan lebih banyak, akan tetapi hasil atau output berupa jumlah udang lebih baik dibandingkan menggunakan kincir aerator.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AKHMAD FAIZ ALFARIZY |
| Department | Teknik Mesin |
| Uncontrolled Keywords | Dissolved oxygen Nanobubbles kincir aerator efektivitas Udang |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mesin |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 16:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21976 |
