TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (567kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (278kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (446kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (656kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (748kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18797-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
Abstract
Rendahnya partisipasi dalam program KB terkhusus untuk KB vasektomi dikarenakan beberapa penyebab salah satunya yang terjadi di Kampung KB Desa Kedunglumpang Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara mendalam mengenai alasan suami yang menolak melakukan kontrasepsi vasektomi.
Dasar penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan, wawancara dan dokumentasi. Informan dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.
Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa suami yang menolak melakukan vasektomi sudah memutuskan melalui pertimbangan dan pemikiran yang dianggap rasional. Alasan suami menolak kontrasepsi vasektomi antara lain yang pertama karena kurangnya pengetahuan yang diperoleh sehingga menimbulkan persepsi yang salah diantaranya dapat menurunkan stamina tubuh yang bisa mengganggu pekerjaan dan berpengaruh terhadap aktifitas hubungan seksual suami istri. Kedua keinginan untuk mempunyai banyak anak. Ketiga adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan vasektomi sangatlah mahal. Terakhir adalah kurangnya figur yang sudah melakukan vasektomi dikarenakan informasi yang diperoleh dari orang yang sudah melakukan vasektomi dirasa akan lebih mudah dipahami.
Kata Kunci : Suami, Menolak, KB, Vasektomi, Kampung KB
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM GALUH NADYA M.S.L |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Suami; Menolak; KB; Vasektomi; Kampung KB |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 16:38 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21910 |
