TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28582-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28582-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (448kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28582-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28582-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (475kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28582-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (680kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28582-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (710kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28582-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28582-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (478kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28582-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Eucheuma cottonii merupakan salah satu jenis rumput laut yang umumnya ditemukan di perairan Indonesia termasuk ke dalam jenis rumput laut merah yang diketahui memiliki potensi sebagai antioksidan alami karena terdapat kandunggan aktifnya. Ekstrak segar atau dalam kondisi basah menghasilkan aktivitas antioksidan yang kurang optimal pada E. cottonii. Pengeringan mampu mempengaruhi kandungan gizi dan karakteristik produk, hal ini juga berkaitan dengan senyawa bioaktif yang dapat terdegradasi selama proses pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan pengeringan yang tepat sehingga dapat mempertahankan kandungan senyawa di dalamnya. E. cottonii dikeringkan dengan tiga metode pengeringan yaitu pengeringan oven, pengeringan sinar matahari, dan pengeringan angin. Hasil pengeringan kemudian diekstraksi dengan pelarut metanol hingga diperoleh ekstrak pekat. Kemudian masing-masing ekstrak akan dihitung nilai rendemen, kadar proksimat, senyawa bioaktif serta diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan perbedan pengeringan mempengaruhi kandungan kimia E. cottonii. Identifikasi senyawa bioaktif pada ekstrak kasar E. cottonii menggunakan pelarut metanol, pada perlakuan pengeringan oven terdapat senyawa alkaloid, flavonoid, steroid serta saponin. Perlakuan pengringan matahari dan angin diperoleh senyawa alkaloid, flavonoid, serta saponin. Aktivitas antioksidan pada sampel pengeringan oven didapatkan nilai IC50 sebesar 217,548 μg/mL, sinar matahari 292,716 μg/mL, sedangkan pada pengeringan angin didapatkan nilai IC50 sebesar 399,586 μg/mL. Aktivitas antioksidan terbaik pada penelitian ini yaitu pada metode pengeringan oven.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SHAFIRA MUTIA RAHMAH |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Aktivitas antioksidan; Metode pengeringan; Eucheuma cottonii |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 16:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21896 |
