TRUNOJOYO-KP-28580-200351100007-Draft.PKL_Firman_200351100007.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Udang vannamei (Litopenaeus vannamei), atau biasa dikenal dengan sebutan
udang putih, merupakan spesies impor dari perairan Amerika Tengah dan negara-
negara Amerika Tengah dan Selatan seperti Ekuador, Venezuela, Panama, Brazil,
dan Meksiko, baru-baru ini dibudidayakan di Indonesia. Dalam beberapa tahun
terakhir, udang putih telah menjadi komoditas terpenting dalam industri budidaya
perairan Indonesia. Udang vannamei resmi dilepasliarkan pada tahun 2001, dan
sejak saat itu vannamei berperan sangat nyata menggantikan industri budidaya
udang windu (Penaeus monodon) Indonesia yang mengalami penurunan dan gagal
produksi karena factor teknis dan non teknis (Ta et al., 2001).
Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan teknologi intensif
dapat berkembang dengan pesat, dengan padat penebaran yang tinggi akan
menghasilkan produksi yang tinggi. Pada berbagai daerah di Indonesia kepadatan
yang umum dilakukan pada budidaya udang vanname (Litopenaeus vannamei)
berkisar 80-100 ind./m2 dan bisa ditingkatkan sampai 244 ind./m2
, dengan
pemberian probiotik yang dapat menghasilkan produksi 37,5 ton/ha/siklus. Namun
tidak selamanya produksi yang tinggi dapat menghasilkan keuntungan yang tinggi.
Produksi yang tinggi akan berdampak kepada beban limbah yang dihasilkan baik
oleh sisa pakan apabila rasio konversi pakan tinggi, maupun kotoran udang
(Mangampa Suwoyo, 2016).
Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Instalasi Budidaya Laut
(IBL) Boncong Tuban dilakukan pada kolam indoor. Kegiatan yang dilakukan
meliputi pembersihan kolam, pengapuran, penebaran, pemberian pakan dan
pemanenan serta dilakukannya pengelolaan kualitas air. Pengelolaan kualitas air
yang dilakukan meliputi aerasi kolam, penyiponan dan pemberian probiotik.
Berdasarkan uraian di atas, maka perlu dilakukan kegiatan Praktik Kerja Lapang
(PKL) di Instalasi Budidaya Laut (IBL) Boncong Tuban, untuk mengetahui teknik
pembesaran udang vanname pada kolam indoor. Hal ini dilakukan agar dapat
mengetahui pembesaran tersebut dapat tumbuh optimal atau tidak.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FIRMAN |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | UDANG VANNAME |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 16:33 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21891 |
