TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37801-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37801-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (855kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37801-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (545kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37801-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37801-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (545kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37801-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37801-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37801-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (72kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37801-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
Abstract
Industri perikanan di Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian nasional khususnya sektor UMKM. Salah satu pelaku usaha yang fokus dalam produksi kerupuk ikan belida adalah UMKM Ibu Ruwami yang berlokasi di Desa Kertasada, Kabupaten Sumenep. UMKM ini telah berdiri sejak tahun 2003 dan memproduksi berbagai jenis kerupuk ikan, seperti kerupuk amplang, kerupuk udang dan kerupuk ikan belida. Permasalahan utama yang ada pada UMKM Ibu Ruwami yaitu bahan baku yang bersifat musiman dan pada proses produksi masih memiliki kelemahan dari sisi manajemen risiko terhadap proses pencucian, penggilingan, pencampuran bahan, dan pengemasan belum sepenuhnya memenuhi standar kebersihan dan sanitasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi risiko serta agen risiko pada rantai pasok kerupuk ikan belida dengan metode House of Risk (HOR), yang terdiri dari dua tahap, yakni HOR fase 1 dan HOR fase 2. HOR fase 1 digunakan untuk proses identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko, sedangkan HOR fase 2 digunakan untuk mitigasi risiko. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukannya 16 risiko dan 20 agen risiko. Dari 20 agen risiko ini, terpilih 9 agen risiko utama yang dipilih dan dianalisis untuk kemudian dilakukan strategi mitigasi risiko yang tepat untuk diterapkan. Strategi mitigasi pada penelitian ini adalah sebanyak 4 strategi mitigasi prioritas yang menghasilkan keefektifan sebesar 78,99%. Dengan adanya pengelolaan risiko dan strategi mitigasi pada rantai pasok kerupuk ikan belida, diharapkan UMKM Ibu Ruwami lebih siap dalam menghadapi risiko yang terjadi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARIF DWI FEBRIANTO |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | House of Risk Manajemen Risiko Rantai Pasok Usaha Mikro Kecil Menengah |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 16:08 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21777 |
