TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28512-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (691kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28512-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28512-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (741kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28512-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28512-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28512-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28512-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28512-LAIN-LAIN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28512-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas tanaman yang mempunyai nilai pemasaran yang tinggi dari segi konsumsi dan ekonomi. Namun produktivitas cabai rawit belum optimal hal ini disebabkan salah satunya oleh serangan hama dan penyakit, penyakit yang dapat menyerang cabai rawit adalah penyakit layu fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemberian Trichoderma sp. terhadap pengendalian infeksi fusarium pada pertumbuhan vegetatif cabai rawit (Capsicum frutescens L.) dan untuk mengetahui waktu pemberian yang paling baik untuk menekan perkembangan patogen F. oxysporum f. sp capsici. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan dosis Trichoderma sp. terdiri dari lima perlakuan yaitu : P0 kontrol (tanpa pemberian Trichoderma sp.), P1 (pemberian Trichoderma sp. 21 hari sebelum tanam), P2 (pemberian Trichoderma sp. 14 hari sebelum tanam), P3 (pemberian Trichoderma sp. 7 hari sebelum tanam), P4 (pemberian Trichoderma sp. saat tanam). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah waktu inkubasi, keterjadian serangan, tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar. Data hasil pengamatan dianalisa dengan ANOVA taraf 5% dan parameter yang berpengaruh nyata dilakukan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Trichoderma sp. berpengaruh nyata terhadap waktu inkubasi, keterjadian penyakit, tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan pemberian Trichoderma sp. 21 hari sebelum tanam dengan waktu inkubasi 28 Hari Setelah Tanam, keterjadian penyakit 8%, tinggi tanaman 66 cm, jumlah daun 33 helai, dan panjang akar 17 cm, sedangkan hasil terendah pada perlakuan tanpa pemberian Trichoderma sp. dengan waktu inkubasi 14 Hari Setelah Tanam, keterjadian penyakit 75%, tinggi tanaman 19 cm, jumlah daun 12 helai, dan panjang akar 6 cm.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ALIEF GITA SAVIRANI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Cabai rawit; Trichoderma sp.;F. oxysporum f.sp capsici |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 15:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21632 |
